Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan. [Suara.com/ Adiyoga]
Baca 10 detik
- Kasatpol PP DKI Jakarta melaporkan 35 personelnya meninggal dunia selama setahun terakhir akibat beban kerja sangat ekstrem.
- Kekurangan jumlah personel di kelurahan memicu durasi kerja hingga 36 jam tanpa didukung fasilitas istirahat yang layak.
- Kondisi kerja tersebut menyebabkan penurunan kesehatan fisik dan stabilitas emosi anggota, sehingga memerlukan perbaikan sistem serta sarana.
Kekhawatiran Satriadi diperkuat dengan hasil pemeriksaan kesehatan rutin, yang menunjukkan kondisi fisik para personel berada dalam zona merah.
"Makanya kemarin kami melakukan cek, medical check-up, ternyata tensi darahnya
tingginya luar biasa," tuturnya.
Melihat kondisi yang mendesak ini, Satriadi secara terbuka meminta dukungan dari Komisi A DPRD DKI Jakarta untuk memperbaiki sistem kerja dan fasilitas anggota.
Ia berharap adanya regulasi piket yang lebih manusiawi, serta penyediaan tempat
istirahat yang layak guna menjaga kemanusiaan dan stamina para petugas.
"Kami minta tolong untuk perhatian terkait dengan sarana tempat istirahat anggota Satpol PP di kantor kelurahan," pungkasnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
Terkini
-
Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman
-
Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel
-
Misteri Kematian WNA di Imigrasi Depok, Ditemukan Tewas di Toilet: Ini 7 Faktanya
-
Dukung Usulan Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Burhanuddin: Terobosan Buat Reformasi Kepartaian Kita
-
Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri
-
Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Peran Negara sebagai Jangkar Perlindungan Pekerja
-
Penuhi Panggilan KPK, Ustaz Khalid Basalamah: Saya Tidak Kenal Pihak yang Terlibat Korupsi Haji
-
Kepergok Hendak Bobol Warung Sembako, Pencuri Dihajar Warga hingga Cium Aspal
-
Menangis di Sidang Chromebook, Ibrahim Arief Merasa Dikriminalisasi: Apa Dosa Saya?
-
Terjun dari Lantai 4: Satu PRT di Benhil Tewas, Dugaan Dikurung Majikan Masih Diselidiki Polisi