- Komisi D DPRD DKI Jakarta mengkritik program penataan kampung kumuh yang dinilai tidak tepat sasaran akibat masalah akurasi data.
- Ketua Komisi D Yuke Yurike mendesak DPRKP merombak skema pemetaan wilayah kumuh agar intervensi pemerintah menjadi lebih efektif dan terukur.
- Pemprov DKI diminta mengintegrasikan pembangunan fisik dengan pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat dalam program penataan kampung kumuh tersebut.
Suara.com - Komisi D DPRD DKI Jakarta melontarkan kritik tajam terhadap program Penataan Kampung Kumuh yang dinilai tidak tepat sasaran dan belum menyentuh kebutuhan mendasar warga.
Program unggulan ini dianggap terlalu fokus pada pembangunan fisik semata, sementara akurasi data wilayah yang perlu ditata masih bermasalah.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mendesak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) segera merombak skema pemetaan wilayah kumuh agar intervensi yang dilakukan pemerintah benar-benar efektif.
“Dinas Perumahan harus betul-betul secara cermat bekerja sama lintas sektor untuk memetakan wilayah mana yang harus ditata,” ujar Yuke usai membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025 bersama DPRKP, Rabu (22/4/2026).
Anomali Data di Lapangan
Keresahan Yuke itu dipicu oleh temuan adanya anomali data yang mencolok. Ia mengungkap, banyak wilayah yang secara visual sudah rapi namun masih masuk dalam daftar kumuh.
Sebaliknya, kawasan yang kondisinya sangat memprihatinkan menurutnya justru kerap luput dari pendataan.
“Mudah-mudahan sebelum pembahasan lebih lanjut untuk 2027, kami bisa meninjau dan melihat setiap wilayah. Sehingga penataan kampung kumuh itu betul-betul kami bisa kaji ulang, sudah tepat apa belum programnya atau memang harus dievaluasi ataupun mungkin ditambah,” tegas politisi PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.
Komisi D juga mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk tidak hanya terpaku pada perbaikan infrastruktur seperti drainase atau jalan lingkungan.
Baca Juga: Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik
Aspek pemberdayaan ekonomi dan sosial dinilai harus menjadi satu paket dalam rencana penataan melalui instrumen Community Action Plan (CAP) dan Collaborative Implementation Program (CIP).
Yuke menekankan pentingnya indikator kinerja utama atau Key Performance Indicator (KPI) yang terukur dalam setiap proyek penataan. Tanpa standar yang jelas, keberhasilan program tersebut menurutnya sulit dipertanggungjawabkan kepada publik.
Ke depan, ia pun berharap program ini mampu melahirkan kemandirian ekonomi bagi warga lokal, termasuk memberikan ruang pembinaan bagi anak-anak dan remaja di lingkungan tersebut.
“Satu kampung itu bisa berdaya secara ekonomi. Ada pembinaan dan pemberdayaan sosial untuk remaja maupun anak-anak di sana,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari
-
Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
-
Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo
-
Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
-
Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
-
Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!