- Dua pria terlibat keributan fisik dalam KRL relasi Jakarta Kota-Bogor pada Kamis malam, 23 April 2026.
- Petugas keamanan menurunkan kedua penumpang di Stasiun Pasar Minggu karena dianggap mengganggu kenyamanan pengguna transportasi publik.
- Kedua pihak sepakat berdamai melalui mediasi setelah menyadari keributan terjadi akibat kesalahpahaman posisi saat kondisi kereta padat.
Suara.com - Video viral keributan antarpenumpang di dalam gerbong KRL Commuter Line relasi Jakarta Kota-Bogor menghebohkan jagat maya.
Dua pria terekam terlibat adu mulut panas hingga kontak fisik di tengah kondisi kereta yang sedang penuh sesak.
Ketegangan kian memuncak saat salah satu dari mereka terus merangsek maju untuk menyerang lawan bicaranya, meski telah dilerai oleh penumpang lain.
Petugas keamanan pun terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menurunkan paksa pria yang emosional tersebut, saat kereta berhenti di sebuah stasiun.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan mengungkapkan bahwa peristiwa viral itu terjadi pada perjalanan Commuter Line No. 1388, Kamis (23/4/2026) malam.
Cekcok bermula saat salah satu pengguna merasa area sensitifnya tersentuh oleh penumpang lain di tengah kepadatan gerbong.
“Karena menimbulkan kegaduhan dan mengganggu kenyamanan pengguna lainnya, petugas Pengamanan KRL di atas kereta segera menangani dengan menurunkan keduanya untuk dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Pasar Minggu,” jelas Leza dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).
Setelah dibawa ke pos pengamanan dan dimintai keterangan, kedua pria yang bertikai itu akhirnya menempuh jalan mediasi.
Terungkap dari situ bahwa dugaan pelecehan yang dimaksud hanya kesalahpahaman posisi, karena kondisi kereta yang terlampau sesak.
Baca Juga: Lokasi Dugaan Pelecehan oleh Syekh Ahmad Al Misry Disebut Mengerikan, Ada di Mana?
Para pihak yang terlibat pun sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan saling memaafkan.
Selain berdamai, mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik karena telah memicu kegaduhan yang mengganggu kenyamanan penumpang lain.
KAI Commuter pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga etika antar sesama pengguna transportasi publik.
“Selalu menghormati dan menjaga kenyamanan pengguna lainnya saat berada di dalam perjalanan Commuter Line,” tandas Leza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian