Suara.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa ia telah menjalani perawatan yang sukses untuk kanker prostat stadium awal, setelah tumor kecil ditemukan selama pemeriksaan rutin.
Informasi tersebut dipublikasikan pada hari Jumat dalam laporan medis tahunan Netanyahu, di mana pemimpin Israel itu mengunggah di media sosial untuk menjelaskan bahwa dokter menemukan dan mengobati tumor tersebut selama pemeriksaan medis.
Namun informasi tersebut tidak langsung diumumkan pada saat itu. Berikut lima fakta seputar kesehatan Benyamin Netanyahu, sempat heboh video AI dirinya meninggal?
1. Benjamin Netanyahu minta perilisan berita terkait penyakitnya ditunda
“Saya meminta agar penerbitannya ditunda selama dua bulan agar tidak dirilis di tengah puncak perang melawan Iran,” kata pemimpin Israel berusia 76 tahun itu, untuk mencegah “lebih banyak propaganda palsu terhadap Israel”.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial bersamaan dengan rilis laporan medis tahunannya, Netanyahu mengatakan tumor ganas stadium awal ditemukan saat dirinya menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.
2. Benjamin Netanyahu menjalani operasi tumor tahun 2024
Perdana Menteri Israel mengatakan bahwa ia menjalani operasi untuk pembesaran prostat jinak pada tahun 2024 dan sejak itu berada di bawah pengawasan medis rutin. Tumor tersebut ditemukan selama pemeriksaan terakhir.
Menurut laporan medis, yang menyatakan bahwa perdana menteri dalam keadaan sehat, Netanyahu menjalani terapi radiasi untuk kanker prostat stadium awal. Baik laporan medis maupun Netanyahu tidak menyebutkan kapan perawatan itu dilakukan.
Baca Juga: Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
3. Penyakit Benjamin Netanyahu sudah hilang
Aharon Popovtser, direktur unit onkologi Rumah Sakit Hadassah, mengatakan Netanyahu didiagnosis pada stadium awal, dan mencatat bahwa kanker prostat umum terjadi pada pria seusianya.
“Berdasarkan hasil tes ini, kita dapat mengatakan bahwa penyakit tersebut telah hilang,” katanya, merujuk pada pemeriksaan pencitraan dan tes darah.
4. Ramai beredar gambar palsu hasil AI tentang kematian Benjamin Netanyahu
Berdasarkan informasi per Maret 2026, muncul spekulasi luas mengenai penggunaan kecerdasan buatan (AI) atau deepfake dalam video-video yang menampilkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Dugaan ini muncul di tengah konflik yang memicu rumor mengenai keberadaan dan kondisi Netanyahu, di mana video "bukti kehidupan" yang dirilis justru menimbulkan kecurigaan publik.
Berita Terkait
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz