-
Pelaku penembakan di acara makan malam Donald Trump teridentifikasi sebagai tamu sah hotel.
-
Polisi memastikan penyerangan dilakukan secara mandiri oleh pelaku tunggal tanpa bantuan pihak lain.
-
Penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap motif serangan di tengah kerumunan pejabat Gedung Putih.
Suara.com - Investigasi penembakan pada acara White House Correspondents' Dinner mengungkap fakta bahwa pelaku merupakan tamu yang menginap di Hotel Washington Hilton.
Aksi yang berlangsung pada Sabtu malam tersebut memicu evaluasi besar terhadap sistem pengamanan tamu VVIP setingkat kepala negara.
Dikutip dari CNN, kehadiran pelaku sebagai penghuni sah kamar hotel memberikan celah tak terduga dalam protokol perlindungan Presiden Amerika Serikat di lokasi acara.
Identitas tersangka sebagai penyewa kamar hotel kini menjadi fokus utama pihak kepolisian untuk mendalami metode penyelundupan senjata.
Otoritas keamanan setempat telah menyegel satu unit kamar yang diduga kuat menjadi basis persiapan serangan tersebut.
"Informasi sementara, kami meyakini dia adalah tamu di hotel ini. Kami telah mengamankan sebuah kamar di hotel ini, dan kami akan melalui prosedur yang sesuai untuk menentukan apa saja yang ada di dalamnya," kata Plt Kepala Kepolisian Metropolitan Jeffery Carroll.
Proses penggeledahan dilakukan secara ketat untuk mencari bukti tambahan terkait alat bukti yang tersisa di lokasi.
Sejauh ini polisi meyakini tidak ada jaringan atau kelompok tertentu yang membantu pelaku dalam melancarkan aksinya.
Pernyataan resmi menegaskan bahwa insiden ini merupakan inisiatif personal dari satu individu tanpa keterlibatan pihak eksternal lainnya.
Baca Juga: Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
"Pada tahap ini, tampaknya (tersangka) adalah pelaku tunggal, seorang penembak tunggal," ujarnya.
Tim penyidik masih menggali alasan mendasar mengapa pelaku memilih target di tengah kerumunan pejabat tinggi negara.
Kondisi saat kejadian sangat krusial karena hampir seluruh jajaran inti kabinet pemerintahan Amerika Serikat berada di lokasi.
Keberadaan Donald Trump, Melania, hingga JD Vance menjadikan peristiwa ini sebagai ancaman serius terhadap kestabilan politik nasional.
"Kami tahu presiden berada di dalam ballroom. Kami juga tahu ada anggota kabinet dan banyak tamu di sana," imbuh Carroll.
Wali Kota Muriel Bowser menyatakan dukungannya terhadap kepolisian untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akar motifnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!