- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memediasi pertemuan antara BNI dan Gereja Paroki Aek Nabara pada 21 April.
- BNI berkomitmen mengembalikan dana kredit union umat Katolik sebesar Rp28 miliar yang digelapkan oleh mantan oknum karyawan.
- BEM KSI mengapresiasi mediasi tersebut karena dianggap efektif menyelesaikan konflik dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi perbankan.
Charles menambahkan, langkah mediasi yang dilakukan Dasco telah membantu meredakan keresahan umat sekaligus mendorong terciptanya solusi yang lebih cepat, transparan, dan berkeadilan.
Kehadiran figur kuat yang mampu menjembatani birokrasi perbankan yang kaku dengan aspirasi masyarakat adalah hal yang sangat dibutuhkan saat ini.
Dorongan Penegakan Hukum dan Evaluasi Sistem
Meskipun apresiasi diberikan atas kemajuan mediasi, BEM KSI juga memberikan catatan penting terkait keberlanjutan proses hukum dan evaluasi internal di sektor perbankan.
Mahasiswa sebagai agen kontrol sosial mendesak, agar oknum-oknum yang diduga menyalahgunakan kewenangan atau bertanggung jawab atas hilangnya dana tersebut tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Harapannya, komitmen yang telah dibangun, tetap dijaga. Ini juga termasuk memastikan pengembalian dana umat itu berjalan lancar. Sementara pelaku penggelapan diproses hukum secara adil," kata dia.
Charles Gilbert menutup pernyataannya dengan optimisme, kepemimpinan yang mengedepankan dialog akan membawa harmoni bagi bangsa Indonesia yang majemuk.
Ia berharap gaya kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Dasco dapat menjadi inspirasi bagi pejabat publik lainnya, dalam merespons pengaduan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.
Baca Juga: Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
Berita Terkait
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Dasco: Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun Ini Banyak Terobosan, Jemaah Nyaman
-
Umat Tenang! BNI Akhirnya Kembalikan Seluruh Dana Rp28 Miliar ke Paroki Aek Nabara
-
Dasco Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji ke Mekkah Hari Ini
-
UU PPRT Disahkan Usai 22 Tahun Mangkrak, Aktivis: Kami Apresiasi Dasco
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan
-
Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?
-
Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh
-
Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha
-
Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi
-
Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat
-
Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak