- Bro Ron mengatakan PSI tak punya tempat bagi orang yang telah mengkhianati Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi.
- Menurutnya Budi Arie telah masuk kategori sebagai pengkhianat terhadap Jokowi.
- Meski demikian, Bro Ron mengatakan PSI sebenarnya partai yang terbuka siap menerima siapapun menjadi kader asal dengan catatan.
Suara.com - Peluang Ketua Umum Projo Budi Arie untuk terjun ke masuk ke partai politik nampaknya semakin sempit.
Usai ramai-ramai ditolak gabung ke Partai Gerindra, kekinian Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald A Sinaga alias Bro Ron juga mengisyaratkan menolak Budi Arie gabung ke partai yang iketuai Kaesang Pangarep.
Ia menegaskan, PSI tak punya tempat bagi orang yang telah mengkhianati Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi.
"Patron Politik kita Jokowi. Yang pasti pengkhianat Jokowi tidak ada tempat di PSI," kata Bro Ron saat dihubungi Suara.com, Rabu (19/11/2025).
Ia menilai, Budi Arie telah masuk kategori sebagai pengkhianat terhadap Jokowi. Hal itu ditandai kala Budi Arie sebut Projo bukan lah pro Jokowi.
"Sewaktu beliau katakan Projo bukan Pro Jokowi, disitulah branding dia sebagai pendukung Jokowi hilang," katanya.
Saat ditanya apakah sikap mayoritas kader dan pengurus PSI menolak Budi Arie, Bro Ron menyampaikan jika pernyataan Ketua Harian PSI sudah mewakili.
"Yang pasti Ketua Harian sudah menyatakan sikap, tidak pernah menawari BA posisi di PSI. Tidak mungkin dong Mantan Menteri sebagai kader biasa. Silahkan interpretasi sendiri," ujarnya.
Kendati begitu, kata dia, PSI sebenarnya partai yang terbuka siap menerima siapapun menjadi kader asal dengan catatan.
Baca Juga: Drama Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Roy Suryo Cs Gandeng 4 Ahli, Siapa Saja Mereka?
"Tetapi, sebagai Partai Super Terbuka, kami tentunya siap terima siapa pun menjadi kader. Asal tidak melawan DNA PSI yaitu Anti-Korupsi dan Anti-Intelorisme," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ijazah Asli Jokowi Terungkap Ada di Polda Metro, Jadi Barang Bukti Kasus Apa?
-
Inisiatif Jokowi, Diresmikan Prabowo: RS KEI Surakarta Siap Kurangi Pasien Berobat ke Luar Negeri!
-
Biodata dan Pendidikan Rospita Vici Paulyn: 'Semprot' UGM di Sidang Ijazah Jokowi
-
Kekayaan Rospita Vici Paulyn yang 'All-Out' Jadi Ketua Sidang Ijazah Jokowi
-
Dasco Buka Suara Soal Polemik Budi Arie Masuk Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan!
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
-
Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis