News / Internasional
Rabu, 06 Mei 2026 | 14:37 WIB
Selat Hormuz (Antara)
Baca 10 detik
  • Iran mewajibkan izin PGSA bagi semua kapal yang melintasi jalur strategis Selat Hormuz.

  • Militer Iran membantah telah melakukan serangan rudal atau drone ke wilayah Uni Emirat Arab.

  • Teheran mengancam akan membalas keras setiap tindakan provokasi yang berasal dari wilayah UEA.

Zolfaghari menegaskan bahwa klaim serangan yang dituduhkan oleh Kementerian Pertahanan UEA adalah informasi yang tidak mendasar.

"Jika kami melakukannya, kami pasti sudah mengumumkannya," katanya, menambahkan.

Pernyataan ini menggarisbawahi posisi Iran yang menolak disalahkan atas insiden keamanan yang terjadi di wilayah tetangganya.

Meski demikian Teheran tetap mengeluarkan peringatan keras bagi negara mana pun yang membiarkan wilayahnya dipakai menyerang Iran.

Iran mengancam akan memberikan balasan yang setimpal jika terdapat provokasi militer yang bersumber dari wilayah Uni Emirat Arab.

Selat Hormuz merupakan titik sumbat maritim dunia yang menyalurkan sekitar seperlima dari konsumsi minyak mentah secara global.

Hubungan antara Iran dan Uni Emirat Arab sering mengalami pasang surut akibat perbedaan pandangan politik serta persaingan pengaruh regional.

Ketegangan terbaru ini dipicu oleh klaim serangan udara yang hingga kini masih menjadi perdebatan antara kedua negara tersebut.

Baca Juga: Ditolak Masuk Kanada, Iran Ancam Boikot Piala Dunia 2026 Jika FIFA Tak Beri Garansi Keamanan

Load More