- Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon melaksanakan program TMMD ke-128 dengan membuka jalan sepanjang 2,8 kilometer di Kelurahan Mekarsari, Kota Cilegon.
- Pembangunan jalan ini memangkas jarak serta waktu tempuh perjalanan warga dari Lingkungan Langon menuju Lingkungan Tembulun secara signifikan.
- Proyek fisik dan non-fisik yang mencapai progres 80 persen ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas serta menunjang perekonomian masyarakat setempat.
Suara.com - Sejumlah prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon membuka jalan di pedalaman Merak tepatnya di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten. Jalan sepanjang 2,8 kilometer itu menghubungkan Lingkungan Langon ke Lingkungan Tembulun.
Jalan tersebut dibuat dalam program TNI Menunggal Membangun Desa atau TMMD ke-128 yang dikomandoi oleh Kodim 0623 Cilegon. Proyek garapan prajurit TNI ini dirancang untuk mempermudah akses warga hingga mendongkrak perekonomian di wilayah tersebut.
Sebelumnya, warga sekitar harus melintasi jalan memutar dengan jarak 3,6 kilometer dengan waktu tempuh 20 menit, dengan kondisi lebar jalan hanya 3 meter.
Setelah pembukaan jalan program TMMD ini masyarakat bisa melintas hanya dengan jarak 2,8 kilometer dengan waktu tempuh 15 menit dan kondisi jalan lebih lebar yakni 8 meter.
Kepala Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-128 di TMMD Kodim Cilegon, Brigjen TNI Donny Pramono bahkan meninjau langsung lokasi pembukaan jalan yang dikomandoi Kodim 0623 Cilegon itu.
Dalam tijauannya, Donny Pramono didampingi Komandan Kodim atau Dandim 0623 Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori dan Wali Kota Cilegon, Robinsar. Tak hanya jalan yang dibuka prajurit TNI, Donny juga meninjau sejumlah pembangunan fisik dalam program TMMD di Cilegon.
"Tadi kita lihat sendiri dan juga telah dipaparkan oleh Dandim, untuk pengerjaan fisiknya adalah pembukaan jalan. Ini sangat strategis kalau saya lihat, karena menghubungkan dari kampung ke kampung," katanya kepada awak media, Selasa 12 Mei 2026.
Menurut Donny, jalan yang dibangun dalam TMMD memang tidak bisa langsung dibangun dalam kondisi bagus dan dilakukan bertahap. Namun, ia yakin perbaikan akan tetap berlanjut baik melalui TMMD selanjutnya ataupun program pemerintah daerah.
"Bisa kita lihat, ini cukup lebar, bagus dan memadai. Memang kegiatan TMMD ini tidak bisa langsung jalan itu sempurna, untuk tahun ini mungkin bisa kita laksanakan pembukaan jalan, kemudian nanti pemadatan bisa pada TMMD berikutnya atau dari program pemerintah," paparnya.
Baca Juga: Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
Kata Donny, dari hasil peninjauan, pengawasan dan evaluasi yang dilaksanakan pertengahan bulan. Pengawasan dilakukan untuk melihat presentase pekerjaan fisik TMMD ke-128.
"(Saat meninjau) harapannya sudah 50 persen, tapi yang sudah disampaikan Pak Dandim melalui paparannya semua sudah 70 hingga 80 persen, sudah melewati dan mencapai target. Tentunya yang 20-30 persen akan diselesaikan sampai penutupan nanti," paparnya.
Lebih lanjut, Donny memastikan pembukaan jalan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Baik untuk akses sehari-hari hingga membawa hasil bumi dan menjualnya hingga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.
"Namanya pembukaan jalan apalagi dari desa ke desa seperti dipaparkan oleh Pak Dandim yang biasanya berputar membutuhkan waktu yang cukup lama, tapi lewat sini bisa lebih cepat dan memangkas cost mungkin. Bisa lebih cepat juga memasarkan hasil buminya, bisa mempercepat untuk kegiatan bekerja dan mencapai tujuan lainnya"
Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar mengapresiasi sejumlah program pembangunan fisik dalam rangka TMMD ke-128. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadipenad) dan Dandim 0623 Cilegon yang telah membantu masyarakat mendekatkan akses masyarakat.
"InsyaAllah kita akan followup apa yang urgen, seperti kata Pak Jendral kalau sudah pengerasan, pematangan lahan, apakah drainase dulu atau seperti apa supaya optimal semuanya," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
Penantian 25 Tahun Terjawab, Pipanisasi TMMD Buka Peluang Petani Cilegon Panen 3 Kali Setahun
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon
-
Tangis Haru Nenek 64 Tahun Pecah! Rumah Reyot 40 Tahun Dibedah Saat TMMD Kodim 0623 Cilegon
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi