- Pemerintah mencatat 23 kasus Hantavirus di Indonesia sejak 2023 dengan varian ringan HFRS, bukan varian mematikan HPS.
- Penularan Hantavirus terjadi melalui partikel kotoran tikus di udara, kontak langsung, atau melalui luka terbuka di kulit.
- Kementerian Kesehatan memperketat pemeriksaan pasien terduga leptospirosis dan mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dari sarang hewan pengerat.
Kementerian Kesehatan menjelaskan penularan paling sering terjadi melalui aerosolized excreta atau partikel kotoran tikus yang beterbangan di udara. Karena itu, seseorang tidak harus mengalami gigitan tikus untuk terinfeksi Hantavirus.
Risiko penularan meningkat pada lingkungan dengan sanitasi buruk dan populasi tikus tinggi. Kondisi pascabanjir juga dinilai dapat memperbesar risiko penyebaran penyakit karena lingkungan menjadi lebih lembap dan kotor.
Hantavirus memiliki dua manifestasi utama yang perlu diwaspadai masyarakat. Jenis pertama adalah Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome atau HFRS yang menyerang ginjal serta pembuluh darah.
Gejala HFRS meliputi demam, gangguan ginjal, hingga perdarahan pada beberapa kondisi tertentu. Penyakit ini lebih banyak ditemukan di kawasan Asia dan Eropa, termasuk Indonesia.
Jenis kedua adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome atau HPS yang menyerang paru-paru. HPS lebih sering ditemukan di kawasan Amerika dengan gejala sesak napas akut hingga gagal napas.
Tingkat fatalitas HPS jauh lebih tinggi dibanding HFRS. Pada beberapa tipe virus, angka kematian HPS bahkan dapat mencapai sekitar 50 persen atau lebih.
Karena itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan untuk mencegah perkembangan tikus. Membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus juga penting untuk menekan risiko penyebaran Hantavirus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan