- Mahfud MD bertemu Joko Widodo secara tidak sengaja di acara pernikahan anak Soimah di Yogyakarta, Sabtu malam.
- Pertemuan perdana pasca Pilpres 2024 ini berlangsung hangat dengan pembahasan bernuansa nostalgia masa bekerja di kabinet.
- Mahfud menegaskan obrolan mereka bersifat personal dan tidak menyinggung isu politik maupun perkembangan situasi kenegaraan terkini.
Suara.com - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD membagikan cerita menarik mengenai pertemuannya dengan Presiden Ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi).
Pertemuan yang berlangsung secara tidak sengaja tersebut terjadi pada Sabtu (9/5/2026) malam di sebuah acara resepsi pernikahan anak dari figur publik ternama, Soimah Pancawati.
Momen ini menjadi sorotan lantaran merupakan pertemuan perdana keduanya setelah dinamika politik besar pada Pilpres 2024 lalu.
Mahfud MD menjelaskan bahwa kehadirannya di acara tersebut adalah untuk memenuhi undangan dari seniman serba bisa, Soimah.
"Itu dua hari lalu ya, Sabtu malam. Ada undangan mantenan, mantu Soimah," ungkap Mahfud dalam tayangan siniar Terus Terang di kanal YouTube Mahfud MD Official.
Awalnya, Mahfud hanya berniat menikmati acara seperti tamu undangan lainnya dan sempat bertegur sapa serta bersenda gurau dengan sejumlah artis yang turut hadir dalam hajatan besar yang digelar di Yogyakarta tersebut.
Suasana berubah ketika petugas protokol acara menghampiri Mahfud MD di tengah kerumunan tamu.
Petugas protokol meminta Mahfud untuk berpindah tempat duduk dari posisi semula. Alasan pemindahan tersebut karena pihak penyelenggara telah menyiapkan tempat khusus bagi Mahfud MD.
Tak disangka, di area tempat duduk khusus itulah Mahfud MD melihat sosok Jokowi yang juga hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara tersebut.
Baca Juga: Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
Melihat keberadaan mantan pimpinannya tersebut, Mahfud MD segera menyapa Jokowi dengan hangat.
Keduanya kemudian terlibat dalam perbincangan yang akrab dan mengalir begitu saja. Mahfud menuturkan bahwa obrolan mereka jauh dari kesan kaku atau formal layaknya pertemuan pejabat negara.
"Kami bercerita banyak masa-masa di kabinet, istri saya dengan Bu Jokowi (Iriana) sering bepergian, cerita-cerita gitu biasa kan, ringan-ringan saja," tuturnya menggambarkan suasana pertemuan santai tersebut.
Meskipun publik mungkin berspekulasi adanya pembahasan mengenai situasi nasional atau arah politik terkini, Mahfud MD menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan serius yang terjadi di meja kondangan itu.
Fokus pembicaraan mereka murni mengenai nostalgia dan hubungan personal yang telah terjalin lama selama berada di pemerintahan. Mahfud bahkan sempat melontarkan kalimat "kangen dulu kita sering diskusi."
Hal ini merujuk pada kebiasaan Jokowi saat masih menjabat sebagai Presiden yang sering memanggil Mahfud untuk berdiskusi mendalam mengenai berbagai dinamika kenegaraan saat ia masih menjabat sebagai Menko Polhukam.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Terpopuler: Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Compact Powder Bagus untuk Usia 40-an
-
Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda
-
Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI
-
9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!