- Polres Metro Jakarta Barat membongkar praktik prostitusi anak di bawah umur pada sebuah tempat karaoke di Daan Mogot.
- Polisi mengamankan 22 orang dalam penggerebekan 9 Mei 2026 dan menetapkan lima tersangka terkait eksploitasi anak tersebut.
- Tempat hiburan tersebut telah disegel polisi karena menyalahgunakan izin operasional untuk praktik prostitusi selama dua hingga tiga tahun.
Suara.com - Kedok sebuah tempat hiburan malam di kawasan Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, akhirnya terbongkar.
Alih-alih sekadar tempat bernyanyi, lokasi tersebut diduga kuat menjadi sarang praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur.
Pihak kepolisian bergerak cepat dengan menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini.
"Saat ini, kami sudah menahan lima orang tersangka," kata Kepala Satuan Reserse (Kasatres) Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nunu Suparmi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Kasus ini terungkap setelah tim kepolisian melakukan penggerebekan pada 9 Mei 2026. Dalam operasi tersebut, sebanyak 22 orang yang berada di lokasi langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Yang memprihatinkan, di antara puluhan orang tersebut, polisi menemukan remaja yang masih sangat belia dipekerjakan di sana.
"Ada LC (wanita pendamping), ada mucikari, dan ada lagi kasir. Nah, dari 22 yang kami amankan, dua orang anak di bawah umur berinisial F (17 tahun) dan S (16 tahun). Anak-anak tersebut yang kami amankan itu berasal dari Lampung dan dari Bogor," ungkap Nunu.
Izin Karaoke Hanya Formalitas
Berdasarkan hasil investigasi, tempat hiburan tersebut mengantongi izin resmi sebagai usaha karaoke.
Baca Juga: Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa
Namun, izin tersebut diduga kuat hanya digunakan sebagai tameng untuk menutupi praktik haram yang disediakan oleh pihak pengelola.
"Ya, kami menerima laporan tersebut bahwa itu tempat karaoke, di mana izinnya pun karaoke. Tapi setelah kita melakukan pemeriksaan, bahwa di situ adanya prostitusi yang disiapkan oleh pemilik," ujar Nunu.
Mirisnya lagi, praktik eksploitasi ini bukan baru saja terjadi. Para korban disinyalir telah terjebak dalam lingkaran prostitusi tersebut selama bertahun-tahun.
"Para korban telah bekerja selama dua sampai tiga tahun," tambah Nunu.
Proses Hukum Berlanjut
Hingga saat ini, garis polisi masih melintang di lokasi kejadian. Tempat hiburan tersebut telah resmi disegel guna keperluan proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian pun menegaskan tidak akan berhenti pada lima tersangka ini saja.
Berita Terkait
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur
-
Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa
-
Viral Isu Prostitusi Anak di Blok M Libatkan WNA Jepang, Polda Metro Jaya Turun Tangan
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Marco Rubio: Harga Bensin Tinggi Tak Akan Paksa AS Beri Konsesi ke Iran
-
Donald Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Harus Tetap Terbuka
-
Siasat Cerdik China Ganti Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Meski Masih Kena Sanksi
-
5 Fakta Dua Pemuda Bogor Dipatuk Ular Weling: Sempat Jadi Mainan hingga Satu Orang Tewas
-
Bundaran HI Tak Lagi Aman usai Turis Italia Jadi Korban Jambret? Legislator PSI Bereaksi Keras
-
SMAN 1 Pontianak Tolak LCC Ulang, MPR: Kami Menghargai Sikap Mereka
-
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Anggota DPR: Pemerintah Jangan Diam
-
Nunggak Utang Rp 3 Juta, Pria di Cilincing Ditusuk Debt Collector di Tengah Jalan
-
Prediksi Analis Militer Barat Sebut Rusia Mulai Terjepit Lawan Ukraina, Gencatan Senjata?
-
99,9 Persen Tiket Ekonomi PSO Kereta Api Ludes Saat Long Weekend, Eksekutif Masih Banyak Kosong