- Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis harus terus berlanjut tanpa adanya penyelewengan di lapangan.
- Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam agenda panen jagung dan peresmian gudang ketahanan pangan di Jawa Timur.
- Program ini bertujuan memperkuat produksi pangan nasional demi menjaga kedaulatan serta pemenuhan nutrisi bagi seluruh rakyat.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mewanti-wanti agar tidak ada penyelewangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditekankan Prabowo sembari memastikan program tersebut terus berlanjut.
"MBG akan kita teruskan tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan ya," kata Prabowo dalam sambutannya di agenda Panen Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, Jawa Timur, Sabtu (17/5/2026).
Prabowo ingin MBG terus berlanjut karena menilai program pemberian makan bergizi gratis tersebut strategis untuk rakyat.
"Karena MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat. Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, desa nelayan ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita," kata Prabowo.
Melalui program-program yang tersebut, Prabowo optimis produksi pangan dalam negeri akan aman.
"Produksi pangan kita aman. Aman karbohidrat, aman protein, aman ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan," kata Prabowo.
Terima Surat Siswa Soal MBG
Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menerima surat dari seorang siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darussalam Sidoarjo, Jawa Timur, yang menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang diterima di Jakarta, Sabtu, siswa bernama Muhammad Marfen dari kelas V-D MI Darussalam Sidoarjo menuliskan surat berisi apresiasi terhadap program tersebut yang kini ia rasakan di sekolahnya.
Baca Juga: Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang
“Terima kasih Bapak atas makan bergizi gratis. Saya senang menerimanya karena makanannya bergizi,” tulis Marfen dalam suratnya sebagaimana dilansir Antara.
Surat tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan kerja ke Kabupaten Nganjuk pada Sabtu (16/5), yang juga diisi dengan peresmian Museum Ibu Marsinah sebagai bentuk penghormatan kepada aktivis buruh dan Pahlawan Nasional Marsinah.
Dalam kunjungan itu, Presiden juga meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Di bagian akhir suratnya, Marfen menyampaikan harapan sederhana untuk dapat bertemu langsung dengan Presiden, termasuk mengikuti upacara peringatan 17 Agustus di Istana Negara.
“Saya ingin bertemu dengan Bapak Presiden dengan ikut upacara 17 Agustus di Istana Negara, karena cuma bisa melihat di TV,” tulisnya.
Surat tersebut ditutup dengan doa agar Presiden selalu diberikan kesehatan.
Berita Terkait
-
Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung
-
Retorika Pidato Presiden di Nganjuk, Menenangkan atau Menidurkan Logika?
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Tak Kuat Berdiri Lama, Prabowo Request Mobil Khusus Sapa Rakyat
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar
-
Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer
-
Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan
-
Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung
-
Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel
-
Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota