News / Nasional
Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB
Presiden ketujuh Joko Widodo hadir untuk bersilaturahmi dengan Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU
Baca 10 detik
  • Dokter Zulkifli S Ekomei mengkritik proyek IKN sebagai ambisi pribadi Jokowi yang dianggap tidak terencana dan bermasalah.
  • Zulkifli menuduh adanya gangguan kejiwaan megalomania pada diri Jokowi yang memengaruhi pengambilan keputusan pembangunan Ibu Kota Nusantara tersebut.
  • Aktivis tersebut mendesak audit korupsi IKN serta menyatakan bahwa penerbitan Kepres pemindahan ibu kota dapat merugikan negara.

"Ya korupsinya dong. Kan bisa diaudit ada BPK segala itu kan bisa dilakukan," tegasnya.

Ia menyebut dalam sistem presidensial, Presiden-lah yang bertanggung jawab, dan meyakini lembaga hukum sudah mengetahui adanya penyimpangan.

Zulkifli juga menyatakan keprihatinan atas nasib situs-situs sejarah bangsa yang menurutnya terancam terlupakan jika pusat perhatian dipindahkan ke IKN, sebuah kawasan yang ia sebut tidak memiliki akar sejarah apapun.

"Untuk menghancurkan satu bangsa manipulasi sejarahnya, sementara situs-situs bangsa kita ada di Jakarta semua. Di sana ada apa? Ada situs apa? Nggak ada," tuturnya.

Zulkifli berharap generasi muda mengambil peran aktif dalam menyelamatkan negara dari kebijakan yang menurutnya tidak memiliki skala prioritas yang jelas.

“Generasi muda harus tahu ini, mereka yang harus melakukan peran aktif bagaimana menyelamatkan bangsa dan negara ini,” pungkasnya. (Dinda Pramesti K)

Load More