- Aksi penembakan terjadi di Islamic Center, San Diego, pada Senin (18/5/2026), mengakibatkan tiga orang tewas di lokasi.
- Dua pelaku remaja bernama Cain Clark dan Caleb Velasquez ditemukan tewas di dalam mobil akibat bunuh diri.
- Aparat menemukan bukti tulisan anti-Islam serta simbol Nazi yang mengindikasikan aksi tersebut bermotif kebencian dan supremasi.
Suara.com - Aksi penembakan terjadi Islamic Center San Diego, Amerika Serikat, Senin (18/5/2026) waktu setempat.
Penembakan itu menewaskan tiga orang di sekitar masjid sebelum dua pelaku ditemukan tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan sendiri di dalam mobil BMW putih.
Dua pelaku diidentifikasi sebagai Cain Clark berusia 17 tahun dan Caleb Velasquez berusia 18 tahun.
Dilansir dari laporan NY Post, salah satu pelaku Cain Clark, membawa senjata dari rumah orang tuanya dan meninggalkan catatan bernada supremasi ras.
Clark diketahui pernah menjadi pegulat sekolah menengah di Madison High School.
Polisi menemukan tulisan anti-Islam di kendaraan pelaku serta ujaran kebencian pada senjata yang digunakan dalam penyerangan.
Aparat juga menemukan tabung bensin dengan simbol SS yang identik dengan organisasi paramiliter Nazi pada era Adolf Hitler.
Kepolisian San Diego mengungkapkan insiden bermula setelah menerima laporan tentang remaja yang kabur dari rumah sekitar pukul 09.42 pagi.
Sang ibu disebut khawatir anaknya memiliki kecenderungan bunuh diri dan melaporkan beberapa senjata api serta mobil keluarganya hilang.
Baca Juga: Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?
Menurut polisi, kedua pelaku mengenakan pakaian loreng saat meninggalkan rumah.
Meski belum mengonfirmasi secara resmi keterkaitan laporan itu dengan penembakan, detail yang muncul disebut cocok dengan profil para pelaku.
Tiga korban tewas di lokasi termasuk seorang petugas keamanan masjid bernama Amin Abdullah yang disebut polisi berhasil mencegah jumlah korban lebih besar.
Abdullah diketahui merupakan ayah dari delapan anak.
Imam masjid, Taha Hassane, memastikan para siswa dan staf berhasil dievakuasi dengan selamat setelah polisi tiba di lokasi.
“Kami aman. Semua anak-anak, staf, dan guru berhasil keluar dari Islamic Center,” kata Hassane dalam video yang beredar di komunitas Muslim California.
Berita Terkait
-
Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?
-
Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
-
Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM
-
DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel
-
Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'
-
Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza
-
Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra
-
Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG