- Kodim 0623/Cilegon melaksanakan program TMMD ke-128 di Kelurahan Mekarsari, Kota Cilegon, pada 22 April hingga 21 Mei 2026.
- Program ini membangun infrastruktur jalan, akses air bersih, sanitasi, serta merenovasi 11 rumah tidak layak huni bagi warga.
- Kegiatan mencakup pembangunan fisik dan non-fisik melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, serta sektor swasta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Suara.com - Ketika fajar menyapa selat, riak gelombang berbisik tentang sebuah kepasrahan, namun di balik bukit-bukit batu Mekarsari ada jemari kokoh yang datang menganyam kembali harapan-harapan yang nyaris gugur terbawa angin.
Kelurahan Mekarsari berdiri kokoh di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Provinsi Banten. Posisinya sangat strategis, tepat bersandar di dekat kawasan lintas Pelabuhan Merak yang menjadi urat nadi penghubung Pulau Jawa dan Sumatra.
Namun, di balik megahnya industri maritim dan lalu lalang kapal feri, sebagian warga masih menyimpan cerita tentang keterbatasan infrastruktur.
Sektor swasta dan buruh pelabuhan memang mendominasi mata pencaharian, tetapi akses geografis kerap membelenggu gerak ekonomi mereka.
Sejak tanggal 22 April hingga 21 Mei 2026, kesunyian wilayah ini pecah oleh deru langkah kaki para prajurit TNI.
Merajut Asa yang Sempat Patah
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon resmi hadir membawa angin perubahan segar.
Mengusung tema besar “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa,” program ini dirancang sebagai akselerator kesejahteraan.
Fokusnya adalah mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan infrastruktur pada wilayah yang selama ini terisolasi.
Baca Juga: Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan
Pemandangan tak biasa terlihat di Lingkungan Sukasari dan Lingkungan Serut, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, Kamis 23 April 2026 pagi.
Puluhan anggota TNI dari Kodim 0623 Cilegon tampak beraktifitas di tiga rumah tidak layak huni yang akan diperbaiki dalam program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-128 yang berlokasi di Kota Cilegon, Provinsi Banten.
Momen mengharukan terlihat saat Dandim 0623 Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori berbincang dengan keluarga penerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni yang menjadi bagian dari program TMMD di Kota Cilegon.
Saat berbincang dengan Dandim 0623 Cilegon, Wati menceritakan tempat tinggalnya sangat memprihatinkan dan memang termasuk rumah tidak layak huni.
Ia mengaku kerap kali tak enak tidur saat hujan turun lantaran sibuk menadahi bocor yang terjadi hampir di semua bagian rumahnya. Setiap hujan turun, rumahnya juga selalu kebanjiran lantaran banyak sekali atap rumahnya yang bocor.
Wati mengaku dirinya sudah sekira 40 tahun tinggal di rumah tersebut dan kini ia juga tengah sakit hingga mesti menggantungkan hidup dari pemberian anaknya.
Berita Terkait
-
Pesan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Usai TMMD di Cilegon: Jaga Hasil Pembangunan
-
Prajurit TNI, Tangis Masyarakat dan Harapan Indonesia Emas 2045
-
TNI Bangun Jalan di Pedalaman Cilegon, Distribusi Hasil Bumi Jadi Lebih Mudah
-
Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan
-
10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
DJKI Selesaikan 119 Pengaduan Perkara Tindak Pidana KI
-
'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi
-
Geger! Artis Twisha Sharma Tewas Misterius di Rumah, Diduga Disiksa Suami yang Seorang Pengacara
-
Makin Panas, Makin Banyak AC: Mengapa Kota Tetap Perlu Solusi Iklim Kolektif?
-
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
-
Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya
-
Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS
-
Tak Cukup Gaji Puluhan Juta? Dirjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Rp2,9 Miliar, Terancam Dicopot
-
Banding Ditolak, Eks Sekretaris MA Nurhadi Tetap Mendekam 5 Tahun Penjara
-
Manfaat Baru untuk Kurir SPX Express, dari Umrah hingga Beasiswa S1 untuk Anak