-
Baku tembak di dekat Gedung Putih menewaskan pelaku dan melukai seorang warga sipil.
-
Presiden Donald Trump berada di dalam gedung dalam kondisi aman saat penembakan terjadi.
-
FBI bersama Secret Service memperketat keamanan Washington pasca-insiden yang mengancam ring satu.
"FBI berada di lokasi kejadian dan mendukung Dinas Rahasia yang menanggapi penembakan di dekat halaman Gedung Putih," kata Direktur FBI Kash Patel di media sosial, seperti diberitakan AFP.
Peristiwa mencekam pada Sabtu malam waktu setempat ini menambah daftar panjang rapuhnya pengamanan di sekitar lingkaran luar kepresidenan.
Baku tembak ini terjadi di tengah eskalasi politik yang tinggi dan pengawasan ketat terhadap pergerakan protokoler kepresidenan Amerika Serikat.
Donald Trump sendiri tercatat memiliki rekam jejak panjang sebagai figur politik dengan risiko ancaman keselamatan tertinggi.
Sebelum peristiwa ini terjadi, Trump dilaporkan sudah menjadi target dari tiga dugaan percobaan pembunuhan yang terencana.
Kasus terakhir tercatat pada akhir April lalu, ketika seorang pria bersenjata mencoba menembus pos pemeriksaan dalam sebuah acara gala.
Investigasi mendalam kini berfokus pada evaluasi total sistem pertahanan berlapis guna mencegah celah serupa kembali dimanfaatkan pelaku teror.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta