- Pramono menyatakan penyesuaian tarif Transjakarta tidak akan membebani lima belas golongan penerima layanan transportasi umum gratis.
- Pemprov DKI sedang menghitung ulang subsidi transportasi bersama DPRD dalam pembahasan APBD untuk menetapkan tarif baru.
- Pemerintah berencana menambah cakupan penerima layanan gratis agar beban kenaikan tarif hanya menyasar masyarakat yang mampu secara ekonomi.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan wacana penyesuaian tarif Transjakarta dan Transjabodetabek tidak akan membebani 15 golongan penerima layanan transportasi umum gratis.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah menghitung ulang besaran subsidi sebagai dasar penetapan tarif baru tersebut.
"Dalam minggu-minggu ini, kami segera menghitung kembali," kata Pramono di Balai Kota, Rabu (8/7/2026).
Perhitungan ulang diperlukan karena keputusan kenaikan tarif Transjakarta maupun Transjabodetabek tidak bisa dilepaskan dari besaran subsidi yang harus ditanggung Pemprov DKI Jakarta.
"Memang untuk memutuskan kenaikan Transjakarta dan semuanya, termasuk Transjabodetabek, tentunya kami harus melihat bagaimana dengan subsidi yang harus dihitung dan dilakukan untuk itu," terang Pramono.
Pembahasan tarif ini berjalan beriringan dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta bersama DPRD.
"Sekarang ini sedang dalam tahap pembahasan APBD dengan DPRD Provinsi DKI Jakarta, tetapi itu menjadi prioritas untuk segera diputuskan," kata Pramono.
Pramono menegaskan, dirinya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno akan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dalam pengambilan keputusan.
"Yang jelas, saya dan Pak Wagub pasti mempertimbangkan untuk kebaikan masyarakat kita," tuturnya.
Baca Juga: Desain Mewah Gambir Jadi Lifestyle Hub, KAI Masih Rahasiakan Kapan Proyek Dimulai
Sebagai bentuk perlindungan bagi kelompok rentan terdampak, Pemprov DKI Jakarta bahkan berencana menambah cakupan kelompok penerima layanan gratis di luar 15 golongan yang sudah ada.
"15 golongan akan kami terus tambah untuk kami gratiskan. Sehingga dengan demikian, siapa pun yang nanti akan mengalami kenaikan, pasti memang orang-orang yang mampu untuk itu," ungkap Pramono.
Sebagai catatan, 15 golongan penerima layanan transportasi umum gratis di Jakarta diatur melalui Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2025 dan mencakup antara lain penyandang disabilitas, lansia, veteran, penerima Kartu Jakarta Pintar, hingga pekerja swasta bergaji setara upah minimum provinsi.
Berita Terkait
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya
-
Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?
-
Desain Mewah Gambir Jadi Lifestyle Hub, KAI Masih Rahasiakan Kapan Proyek Dimulai
-
Urus Izin KLB Kini Ditargetkan Selesai 15 Hari
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut