- Pasukan Garda Revolusi Iran menyerang 18 pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebagai aksi balasan.
- Otoritas militer Iran secara resmi menutup Selat Hormuz bagi kapal tanker minyak dan seluruh kapal komersial internasional.
- Penutupan jalur distribusi energi global tersebut memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas pasar energi dan keamanan regional dunia.
Suara.com - Konflik antara Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) dan Militer Amerika Serikat kembali meningkat setelah Teheran mengklaim melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika di kawasan Timur Tengah.
Respons keras Iran ditandai dengan operasi gabungan yang disebut menargetkan 18 fasilitas militer Amerika Serikat di berbagai wilayah regional.
Ketegangan juga semakin meningkat setelah otoritas militer Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz, jalur strategis yang selama ini menjadi salah satu urat nadi distribusi energi dunia.
Komandan IRGC Ancam AS
Menyitat Tasnim News, kemarahan Teheran memuncak setelah serangan terbaru Amerika Serikat yang menurut Iran menyasar sejumlah wilayah di bagian selatan negara tersebut.
Komandan Dirgantara IRGC, Brigadir Jenderal Seyed Majid Mousavi, melontarkan peringatan keras melalui media sosial.
"Apakah Anda membuat Selat Hormuz yang suci menjadi tidak aman?! Kami akan mengubah kawasan ini menjadi neraka bagi Anda dari seluruh penjuru Iran."
"Ini adalah balasan atas kelancangan pihak Amerika di kawasan ini, insyaallah."
Pernyataan tersebut muncul hanya beberapa jam setelah Amerika Serikat melancarkan serangan yang disebut Iran sebagai tindakan agresi militer terbaru.
Baca Juga: Pasar Global 'Berdarah' Akibat Ancaman Perang Trump, IHSG Malah Meroket!
Iran Klaim Serang 18 Target Militer AS
Menurut laporan media pemerintah Iran, divisi dirgantara dan angkatan laut IRGC melancarkan operasi balasan terkoordinasi terhadap 18 target militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Serangan tersebut diklaim sebagai respons langsung atas aksi militer Washington dalam beberapa hari terakhir. Namun, sejumlah klaim terkait dampak serangan masih belum dapat diverifikasi secara independen.
Di saat yang sama, Iran juga mengumumkan penutupan penuh Selat Hormuz melalui Komando Pusat Khatam al-Anbiya. Jalur perairan strategis tersebut selama ini menjadi lintasan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.
IRGC Navy bahkan memperingatkan bahwa setiap kapal yang mendekati Selat Hormuz akan menghadapi tindakan tegas.
Selat Hormuz Ditutup
Tag
Berita Terkait
-
Wasit Somalia Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026 Gara-gara Namanya Mirip Pemimpin Teroris
-
Fakta-Fakta Piala Dunia 2026 Jarang Diketahui Orang, Ada Negara Tak Pernah Absen
-
Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026, Infantino Ungkap Drama Besar di Balik Layar
-
Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran
-
Harga Minyak Melonjak Hampir 3 Persen Setelah Iran Perketat Blokade Selat Hormuz
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
Terkini
-
Bereskan Dapur MBG, Mensesneg Targetkan Evaluasi Total Selesai Sebulan
-
Apakah Senin 15 juni 2026 Libur Cuti Bersama? Hari Kejepit, Ini Putusan SKB 3 Menteri
-
Bahan Pokok Naik tapi Rokok Dimurahkan, Koalisi Sipil Geruduk Kemenkeu Protes Kebijakan Purbaya
-
Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM Nonsubsidi Sulit Ubah Keputusan Pemerintah
-
Bawa Sang Anak yang Pebisnis, JK Minta Waktu Bertemu Presiden Prabowo di Istana Hari Ini
-
Disrupsi Teknologi: Kecerdasan Buatan Mulai Ambil Alih Pelatihan Korporasi Global
-
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Penyederhanaan Cukai Rokok, Tolak Penambahan Lapisan Tarif
-
Mau Gratis Naik MRT sampai Masuk Ragunan? Catat Dua Tanggal Ini
-
Menkes Budi: Sektor Kesehatan Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499