Lembaga riset independen InFast Bestari resmi diperkenalkan ke publik dengan membawa misi menjembatani hasil kajian akademik dan proses perumusan kebijakan. [Istimewa]
Baca 10 detik
- Lembaga riset InFast Bestari resmi diluncurkan di Jakarta pada Jumat, 19 Juni 2026, untuk menjembatani kajian akademik dengan kebijakan pemerintah.
- Gede Sandra menyatakan lembaga ini akan menyajikan analisis berbasis data mengenai ekonomi dan politik sebagai mitra kritis pemerintah.
- Kegiatan perdana berupa diskusi membahas peran negara dalam ekonomi guna merespons ketidakpastian global serta krisis ekonomi yang terjadi saat ini.
Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik InFast Bestari, Muhammad Ridha, menilai pergeseran orientasi ekonomi menjadi langkah yang tak terhindarkan.
Ia menyoroti ketidakpastian global, krisis berkepanjangan, serta dampak pandemi COVID-19 yang masih terasa hingga kini.
“Pergeseran ini menjadi keharusan karena kita menghadapi ketidakpastian global dan krisis ekonomi yang belum sepenuhnya pulih,” ujarnya.
Ridha juga mengkritik pendekatan ekonomi yang terlalu bergantung pada mekanisme pasar.
Menurutnya, dalam kondisi global yang tidak stabil, negara perlu mengambil peran lebih besar dalam mengarahkan pembangunan ekonomi nasional.
“Menyerahkan sepenuhnya ke pasar justru menjadi masalah di tengah ketidakpastian seperti sekarang,” pungkasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Ramai-ramai Berburu Anggaran di Senayan, Efisiensi Prabowo Cuma Omon-omon?
-
Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total
-
Menpar Widi Minta Anggaran Rp709 Miliar, Keponakan Prabowo: Sudah Lapor Presiden? Belum?
-
Bertemu Presiden, John Herdman Susun Rencana Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM