News / Metropolitan
Senin, 06 Juli 2026 | 09:05 WIB
Konser musik Slank di Bandung. (Ist)
Baca 10 detik
  • Grup musik Slank sukses menggelar konser HS Hey Slank sesi kedelapan di Taman Prabuwangi, Bandung, Minggu (5/7/2026).
  • Sebanyak 25 ribu penonton memadati lokasi konser yang turut mendukung pertumbuhan industri kreatif melalui partisipasi para pelaku UMKM.
  • Slank membawakan 18 lagu bertema kritik sosial dan edukasi, serta berkolaborasi dengan delapan grup musik pendukung lainnya.

Dia juga sempat bercerita semangat mau kolaborasi dengan HS karena ada satu kesamaan visi membawa perubahan lewat gerakan sosial. Sebab itu, sikap kritis Slank tetap ditunjukkan lewat lagu-lagu yang dibawakan di atas pentas.

“Selain menghibur, Slank itu mengedukasi penggemar, protes di atas panggung. Pak Haji Suryo bilang ‘mereka (Slank) yang manggung aku yang deg-degan,” kata Bimbim saat sesi konferensi pers.

Sejumlah nomor manis juga dibawakan malam itu. Sebut saja lagu I Miss U but I Hate U, Mawar Merah, Kirim Aku Bunga, Ku Tak Bisa, Terlalu Manis, Shympaty Blues hingga Poppies Lane Memory.

Lagu Poppies Lane Memory punya cerita tersendiri. Lagu yang berangkat dari nama salah satu jalan di Bali itu masuk di Album Tujuh (1998). Bimbim ingat betul saat itu masih zaman kaset, terdapat di Side A pertama. Ketika itu lagu yang nge-hits di album itu adalah Balikin.

“Lagu itu mengendap puluhan tahun, tiba-tiba boom! (hari ini). Gen Z yang angkat, 20 tahun kemudian. Kalau kami bawakan di konser semuanya sing a long,” cerita Bimbim beberapa jam sebelum konser.

Malam itu, omongan Bimbim benar terjadi. Ketika Slank membawakannya, puluhan ribu Slankers bernyanyi bersama dari awal sampai akhir.

Konser HS Hey Slank di Bandung itu juga tercatat membawa line up artist terbanyak di banding di 7 kota sebelumnya. Selain Slank, ada 8 grup musik yang diajak tampil berkolaborasi dengan HS.

Terinci; Tony Q Rastafara, The Cloves and The Tobacco, Sleting Down, Afterskema, Mahalara, NiMBY. Kemudian 3 lagi adalah Stand Here Alone/SHA, DT09 dan Preman Disco. Ketiganya berasal dari Bandung.

Baca Juga: Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah

Load More