News / Nasional
Rabu, 08 Juli 2026 | 19:51 WIB
Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu. (Ist)
Baca 10 detik
  • Satgas PRR Aceh membatasi tonase kendaraan di Jembatan Enang-Enang, Bener Meriah, demi memprioritaskan keselamatan warga pascabencana banjir longsor.
  • Pemerintah mempercepat penguatan struktur jembatan sebagai solusi sementara sebelum pembangunan permanen oleh Kementerian PUPR terealisasi pada tahun 2027.
  • Satgas PRR memfasilitasi koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan transparansi informasi teknis serta mengkaji pembukaan akses terbatas bagi kendaraan ringan.

“Jangan sampai semangat warga tidak mendapat respons proporsional. Kalau jalurnya aman, manfaatkan. Kalau ada area yang belum bisa dioptimalkan pemerintah, libatkan masyarakat setempat dalam pengelolaannya. Itu lebih produktif daripada membiarkannya terbengkalai," pungkasnya.

Langkah proaktif ini menegaskan peran Satgas PRR Aceh dalam merajut komunikasi antara otoritas pusat, daerah, dan warga demi memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat, tepat, dan bermartabat.

Sebagaimana diketahui, Jembatan Enang-Enang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh pada November tahun lalu.

Belakangan, masyarakat melakukan urunan atau patungan untuk memperbaiki jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Load More