News / Metropolitan
Senin, 20 Juli 2026 | 14:05 WIB
Penerapan controlled landfill sebagai upaya untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. (dok. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta)

Perubahan Dimulai dari Hulu

Meski pembenahan fasilitas pengelolaan sampah menjadi langkah penting, pemerintah menilai keberhasilan pengurangan beban Bantargebang juga bergantung pada perubahan perilaku masyarakat.

Masyarakat, pelaku usaha, kawasan permukiman, hingga perkantoran didorong untuk mulai mengurangi sampah sejak dari sumbernya. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menghabiskan makanan, serta mengolah sampah organik dinilai dapat memberikan dampak besar.

“Pemerintah terus membenahi fasilitas dan sistem pengelolaan di hilir. Namun, keberhasilannya juga membutuhkan partisipasi masyarakat dari hulu,” kata Dudi dikutip dari laman Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Senin (20/7).

Transisi menuju controlled landfill bukan hanya perubahan metode pengelolaan sampah, tetapi juga bagian dari upaya membangun sistem persampahan Jakarta yang lebih berkelanjutan. Dengan perbaikan infrastruktur dan keterlibatan masyarakat, pemerintah berharap beban TPST Bantargebang dapat berkurang sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi warga.

Penulis: Chairunisa

Load More