Suara.com - Produsen mobil listrik terbesar di dunia, Nissan dan BMW, mengaku tertarik bekerja sama dengan perusahaan saingan asal Amerika Serikat, Tesla, setelah perusahaan itu sepakat membagi hak patennya, demikian dilaporkan Financial Times, Senin (16/6/2014).
"Jelas bahwa semua pihak akan diuntungkan jika ada cara yang lebih mudah untuk mengisi ulang (baterai) mobil," tulis surat kabar ekonomi itu, mengutip sumber yang identitasnya tidak diungkap.
Tiga pabrikan mobil listrik terbesar di dunia itu memproduksi 80 persen mobil listrik bertenaga baterai di dunia.
Juru bicara BMW kepada kantor berita AFP mengatakan bahwa pemimpin perusahaan Jerman itu sudah bertemu dengan pimpinan Tesla. Meski demikian, dia menolak merinci isi pembicaraan keduanya.
"Kami tidak berkomentar soal spekulasi di media. Kedua perusahaan tertarik berbicara soal kendaraan listrik di dunia dan berkontribusi dalam kesuksesan teknologi ini," ujar dia.
Adapun Nissan menolak mengomentari laporan itu dan hanya mengatakan bahwa "semua inisiatif untuk mendorong perkembangan kendaraan listrik" akan sangat didukung oleh perusahaan yang bermarkas di Tokyo, Jepang itu.
Tesla pekan lalu mengatakan bersedia membagi hak-hak patennya dalam teknologi mobil listrik. Tujuannya untuk mendorong produksi mobil listrik di dunia.
Pertumbuhan mobil listrik dunia sendiri mengalami hambatan, karena harganya lebih mahal dari mobil yang menggunakan bahan bakar minyak. Selain itu, pertumbuhan mobil listrik juga terhambat oleh kurangnya fasilitas isi ulang baterai. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125