Suara.com - Pasar mobil di Indonesia di 2016 belum menunjukkan tanda-tanda akan bangkit setelah data penjualan mobil pada bulan pertama tahun ini justru turun dari prestasi di 2015 lalu.
Menurut data penjualan mobil wholesales dari asosiasi industri kendaraan roda empat Indonesia (Gaikindo), pada Januari jumlah mobil terjual di Tanah Air hanya berjumlah 84.885 unit, turun sebesar 10 persen dibanding periode yang sama tahun 2015 lalu yang berjumlah 94.194 unit.
Berdasarkan data yang sama, Toyota masih menguasai pangsa pasar mobil nasional dengan menjual 24.860 unit mobil di Januari, diikuti Honda dengan 19.404 unit, dan Daihatus di angka 13.184 unit.
Meski terlihat dominan, jualan Toyota sebenarnya mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Januari 2015 yang berada di angka 27.157 unit. Saudaranya Daihatsu juga mengalami nasib yang sama, karena di awal 2015 berhasil menjual 14.536 unit mobil.
Honda adalah satu-satunya merek di urutan tiga besar yang berhasil meraih catatan positif karena berhasil melewati capaiannya di Januari 2015, yang mencatat penjualan sebesar 16.885 unit.
Keberhasilan Honda tak lepas dari popularitas crossover SUV B-RV yang pada Januari telah terjual sebanyak 6.627 unit. Mobil yang baru diluncurkan pada Agustus 2015 itu diklaim telah menguasai lebih dari 50 persen pasar Low SUV di Tanah Air.
Di sepanjang 2015 sendiri penjualan mobil turun 16 persen dibanding 2014 dan industri telah meramalkan bahwa kondisi lesu itu tak akan berubah banyak di tahun ini.
Menurut Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D Sugiarto, pihaknya memprediksi bahwa pasar otomotif nasional tahun ini akan mengalami stagnansi.
"Saya rasa tahun 2016 ini akan stagnan. Tidak akan ada banyak perubahan dalam industri otomotif," kata Jongkie pada Januari lalu.
Jika ada perkembangan positif pun, ia memprediksi pertumbuhan maksimal yang bisa dijadikam target hanya sekitar lima persen.
Berita Terkait
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
-
Kejutan Data Gaikindo 2026: Mobil 7 Penumpang Jadi Raja, Honda Brio Turun Tahta
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
Punya Fitur Torque Splitter ala Mobil Balap, Sehebat Apa Handling Audi S3 Verve Edition?
-
Mitsubishi Destinator Bawa Standar Baru SUV Tujuh Penumpang dengan Kabin Praktis
-
Jarak Tempuh Mobil Listrik Bisa Berkurang Drastis Akibat AC Saat Cuaca Panas
-
Tak Cuma Ganti Baju, BYD Atto 3 Generasi Baru Kini Pakai RWD! Tenaga Tembus 240 kW
-
Desain Mirip Vario 160 Tapi Lebih Canggih, Skuter Matic Ini Cukup Menggoda dan Layak Dibeli
-
5 Daftar Motor 'Haus Bensin' Ini Sering Bikin Pemiliknya Nyesel Meski Harganya Menggoda
-
Mengenal Teknologi ADAS Chery Q Sebagai Solusi Berkendara Aman di Perkotaan
-
Mitsubishi Pajero Sport Dapat Cashback Rp 10 Juta saat Harga Solar Melambung
-
Honda Super Cub Edisi Hello Kitty, Bedah Perbedaan dari Versi Standar yang Bisa Jadi Inspirasi Modif
-
Wuling Daftarkan Air EV Versi Empat Pintu Ramaikan Segmen Mobil Listrik Murah