Suara.com - Bersamaan dengan peluncuran New Odyssey dan New City, Honda juga memperkenalkan Presiden Direktur baru untuk Indonesia, Takehiro Watanabe. Watanabe, yang baru akan efektif menggantikan Presiden Direktur Tomoki Uchida per 1 April, mengatakan bahwa Indonesia adalah pasar 'panas' di Asia.
"Indonesia pasar yang khusus, sangat 'panas' di Asia," kata Watanabe, Kamis (16/3/2017) di Jakarta.
Menurut dia, pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia saat ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan lima tahun lalu. Di Indonesia, yang rasio kepemilikan mobilnya masih kecil, sudah mengalami banyak pergeseran dari pengguna sepeda motor ke pembelian mobil.
"Permintaan mobil naik, yang berarti ada kesempatan besar di sini," ucap Watanabe.
Watanabe tercatat mulai berkarier di Honda pada 1991. Di awal kariernya, ia menangani urusan logistik, kontrol produksi, penjualan, operasi luar negeri, dan pengembangan produk.
Di 2002, Watanabe ditugaskan ke Honda Meksiko. Delapan tahun setelahnya, ia pun dikirim ke Honda Amerika Serikat.
"Saya diberitahukan penugasan sebagai Presiden Direktur untuk Honda Indonesia pada 21 Februari. Saat tahu (akan ke Indonesia), saya seperti...," kata dia, sambil memeragakan orang yang tercekik.
Adapun Uchida, yang digantikan Watanabe, menangani Indonesia sejak 2011. Di bawah dia, penjualan Honda meningkat dari 45.416 unit pada 2011 menjadi 199.364 unit dengan pangsa pasar 19 persen di 2016. Ini adalah angka pangsa pasar tertinggi Honda di sebuah negara di tahun itu.
Di masa Uchida, Honda juga membuka pabrik perakitan kendaraan kedua, sehingga kapasitas produksi totalnya menjadi 200 ribu per tahun. Di bawahnya pula Honda juga memperkenalkan produk-produk massal seperti Brio (2012), Brio Satya (2013), Mobilio (2014), HR-V (2015) dan BR-V (2016).
"Saya merasa berada di bawah tekanan yang cukup tinggi, karena Uchida telah bekerja dengan sangat baik untuk membuat Honda sangat kuat di Indonesia. Hal itu membuat tekanan dan tanggung jawab di bahu saya sangat besar," nilai Watanabe.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil