Suara.com - Waktu kedatangan produk teranyar Toyota, C-HR, di Indonesia kian dekat. Pabrikan otomotif Jepang itu mengatakan, sport utility vehicle (SUV) ringkas ini meluncur di pasar otomotif nusantara antara tahun ini atau tahun depan.
Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor, Fransiskus Soerjopranoto membeberkan, C-HR sudah siap meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Meski begitu, sayangnya pihak Toyota enggan menghadirkan mobil anyar mereka ini di ajang pameran otomotif terkemuka nasional, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017, 27 April-7 Mei mendatang.
"Tunggu tanggal mainnya. Enggak di IIMS ini," ucap Soerjopranoto seusai konferensi pers Toyota menyambut IIMS 2017 di Jakarta, Kamis (13/4/2017).
"Kalau enggak tahun ini, tahun depan lah," lanjut Soerjopranoto.
C-HR sendiri pertama kali menjalani debut globalnya sebagai mobil konsep pada Frankfurt Motor Show 2015. C-HR versi mobil produksi kemudian diperlihatkan dalam Geneva Motor Show 2016.
Negara-negara yang sudah memasarkan C-HR antara lain Jepang, Eropa, Australia.
Di Indonesia, C-HR pertama kali tampil lewat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016.
Toyota saat ini mengaku sedang mempelajarinya untuk pasar Indonesia, termasuk apakah bakal diproduksi di dalam negeri atau diimpor.
Baca Juga: Singkirkan Rangking 2 Dunia, Jonatan Christie Wujudkan Misi
C-HR terdiri dari empat varian mesin yaitu 1.2 l turbo, 1.8 l, 1.8 l hibrida, serta 2.0 l.
"(Soal mesin) kami masih studi," ucap Soerjopranoto.
Di Indonesia, C-HR akan menghadapi Honda HR-V. HR-V dipasarkan dalam dua varian mesin yaitu 1.5 l dan 1.8 l.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
3 Kebiasaan di Motor yang Bisa Merusak Ponsel, Efeknya Jangka Panjang
-
Hampir 1500 Motor Diamankan, 99 Ribu Telah Diekspor: 5 Fakta Sindikat Curanmor Jaksel
-
Dari yang Murah hingga Mewah: Ini 5 Rekomendasi Motor untuk Antar Jemput 2 Anak Sekolah Sekaligus
-
Kekayaan Seskab Teddy Naik Hingga Rp4,7 M Dalam 1 Tahun, Nilai Isi Garasi Malah Menyusut
-
Yamaha Pilih Fokus Pelajari Pasar Sebelum Ekspansi Motor Listrik Secara Massal
-
Kebijakan Pilih Kasih Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel Menuai Sorotan Produsen
-
Kontroversial, Kandungan TKDN Motor Listrik MBG Cuma Segini
-
3 Pilihan Skutik Honda Hijau Glossy Paling Hits 2026, Siapa Pemenangnya?
-
Strategi JETOUR Perkuat Dominasi Pasar SUV Global Andalkan Produk Hybrid
-
5 Ciri-Ciri CVT Motor Matic Rusak, Perlu Segera Dibawa ke Bengkel