Suara.com - Peraturan ganjil genap membuat pengendara mobil tidak leluasa melintasi kawasan Ibu Kota, Jakarta. Pasalnya, plat nomor mobil yang boleh melintas harus menyesuaikan dengan tanggal berlaku.
Hal ini rupanya menjadi keuntungan tersendiri bagi para pedagang mobil bekas. Menurut Bambang Daryono, pemilik showroom mobil bekas Rassya Motor, saat ini mulai banyak pengunjung cari mobil tapi lihat plat nomor.
"Ada beberapa yang datang cari mobil. Tapi langsung tanya ada yang platnya ganjil tidak, ada juga cari yang genap," ujar Bambang, di Bekasi, Sabtu (18/8/2018).
Bambang menjelaskan, biasanya yang seperti itu sudah punya mobil juga. Hanya saja, mungkin platnya ganjil atau genap.
"Ada juga yang mobilnya dua. Tapi gak taunya ganjil semua, makanya dia cari lagi yang genap," katanya.
Kendati demikian, dikatakan Bambang, konsumen yang datang mencari mobil berdasarkan plat biasanya mencari jenis city car. Dengan kata lain mobil yang murah-murah, karena hanya akan menjadi mobil cadangan.
"Harga mobil yang di cari biasanya hanya kisaran Rp 100 - 150 juta," kata Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara