Suara.com - Meski sukses menyandang predikat pasar otomotif terbesar di dunia, China menyatakan terjadinya penurunan daya jual hingga 20 persen. Pada 2017, angka penjualan mencapai 785.000 unit, dan untuk 2018 hanya terealisasi 631.171 unit. Hyundai Motors Corporation yang berasal dari Korea memberikan respons dengan menjual produk impor serta mendirikan pabrik di Negeri Tirai Bambu.
Dilansir kantor berita Antara dari Yonhap, pada Rabu (30/1/2019) Hyundai menyatakan telah mendirikan anak perusahaannya di China, untuk memasarkan Genesis, seri mewah produksinya. Langkah itu ditempuh demi menyegarkan kembali pasar otomotif China.
Sebelum produk-produk Genesis meluncur, bakal dibangun jaringan dealer Hyundai serta serangkaian acara promosi.
Untuk tahap awal, Genesis diproduksi di Korea Selatan lantas diekspor ke China dalam bentuk Completely Built-Up (CBU). Namun, tidak menutup kemungkinan akan dilahirkan versi Completely Knock-Down (CKD) atau diproduksi di tempat untuk menghindari tarif 15 persen atas kendaraan impor.
Dalam tahap awal ini, Genesis diproduksi di pabrik Korea lantas diekspor ke China. Namun, tidak menutup kemungkinan Genesis akan diproduksi di pabriknya di China nanti untuk menghindari tarif 15 persen pada mobil impor, demikian dikutip dari laporan lokal.
Sebagai catatan, Genesis yang beredar di pasar internasional saat ini adalah G70, G80, dan G90 untuk segmen sedan. Lantas bakal muncul tipe sport GV80 dan All New G80. Daya serap sebagian besar adalah pasar Amerika Serikat, Kanada, Rusia, serta Timur Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Keputusan Insentif Kendaraan Listrik Diserahkan ke Daerah, Pusat Dinilai Lempar Tanggung Jawab
-
Pertumbuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Jakarta Naik 9 Kali Lipat
-
AEML: SE Mendagri Beri Kepastian Insentif Pajak dan Investasi Kendaraan Listrik
-
Tertipu AI Seorang Pria Kehilangan Rp 1,2 Miliar untuk Lexus Fiktif
-
Promo DAIFIT 2026 Beri Hadiah Umroh dan Kemudahan Beli Mobil Daihatsu
-
Toyota Recall Land Cruiser 300 dan Lexus LX Karena Masalah ECU
-
Bawa Layar Canggih dan Dashcam, Potret Pesaing Kuat Honda ADV160 Punya Mesin Lebih Bertenaga
-
6 Motor Sekelas Yamaha Vixion yang Harganya Terjun Bebas: Layak Dibeli di 2026, Ada yang 4 Jutaan
-
Takut Pertamax Naik? 5 Mobil Irit Lolos Pertalite Ini Bikin Dompet Tentram Hidup Cuan
-
Mobil Listrik Murah BYD Atto 1 Sekarang Adopsi Teknologi Otonom Mewah, Jarak Tempuh Tembus 500 KM