Suara.com - Super Cab, sebuah kendaraan pickup, menjadi produk perdana manufaktur asal China, Dong Feng Sokonindo (DFSK) yang diekspor ke luar negeri. Tepatnya ke negara tujuan Thailand dan Sri Langka, sejak Desember 2018.
Dikutip dari kantor berita Antara, keberhasilan inisiasi itulah, yang mendorong pihak DFSK untuk semakin bergiat melakukan ekspansi pasar ekspor. Sebagai bukti kesiapannya adalah membangun pabrik bernilai investasi 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2 triliun di Cikande, Provinsi Banten.
Setelah Thailand dan Sri Langka, negara tujuan ekspor DFSK akan berkembang ke Filipina dan China, dan sebagian besar dikirimkan dalam bentuk terurai atau Completely Knock Down (CKD).
"DFSK masuk ke Indonesia melalui tiga langkah, berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, dan didistribusikan ke seluruh dunia. Kami yakin bisa memenuhi kebutuhan konsumen dengan kendaraan-kendaraan yang sesuai kebutuhan dan berkualitas tinggi untuk memastikan kondisinya optimal," papar Franz Wang, Managing Director Sales Centre PT Sokonindo Automobile, Agen Pemegang Merek (APM) DFSK saat dijumpai di acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019, awal pekan ini (22/7/2019).
Disebutkannya bahwa pabrik di Cikande adalah fasilitas produksi kedua DFSK secara global yang berada di luar China. Artinya, pabrik berkapasitas produksi hingga 50 ribu unit per tahun itu akan menjadi salah satu basis produksi dunia untuk ekspansi produk DFSK.
Adapun Super Cab yang sudah berhasil diekspor itu hanya diproduksi di Indonesia, dengan pilihan tipe 1.500 cc mesin bensin, serta 1.300 cc bermesin diesel.
Selain kendaraan komersial yang diekspor, DFSK juga menyiapkan passenger car untuk dilempar ke pasar luar negeri. Antara lain adalah DFSK Glory 580 tipe 1.5 CVT Luxury. Tujuannya adalah negara-negara yang menerapkan setir kanan, seperti Thailand, Nepal, Hong Kong dan Bangladesh, dengan konsep ekspor CKD.
"Langkah ekspor menjadi bukti kepada konsumen bahwa endaraan yang kami produksi memenuhi standar global," tutup Franz Wang.
Baca Juga: Aki Hitachi Siap Ramaikan Pasar Otomotif Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat