Suara.com - Para pengguna jalan mungkin sering melihat berbagai jenis modifikasi atau penempelan aksesoris pada mobil jenis truk. Paling sering menggunakan cutting sticker, bisa juga mengecat badan karoseri truk agar terlihat lebih menarik. Namun, ada aturan soal stiker yang wajib dimiliki oleh truk. Yaitu reflector sticker atau stiker berkemampuan memantulkan cahaya.
Dalam rangka menekan tingginya angka kecelakaan di jalan raya, Kementerian Perhubungan kini mewajibkan truk untuk memasang stiker reflektor. Stiker reflektor berguna sebagai pemantul cahaya di badan truk.
Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No.SK 5311/AJ.410/DRJD/2018 tentang Pedoman Teknis Alat Pemantul Cahaya Tambahan pada Kendaraan Bemotor, Kereta Gandengan dan Kereta Tempelan.
Di peraturan ini, stiker reflektor atau pemantul cahaya harus terpasang pada kendaraan yang memiliki Jumlah Berat Bruto (JBB) lebih dari 7.500 kg. Sementara itu, warna dan ukuran stiker reflector yang digunakan harus didasarkan oleh ketentuan sebagai berikut :
- Merah. Warna merah digunakan di bagian belakang kendaraan. Ketentuannya, stiker setidaknya memiliki lebar 600 mm dan tinggi 50 mm. Warna merah digunakan sebagai simbol jaga jarak bagi kendaraan yang ada di belakang.
- Kuning. Warna kuning ditempel pada bagian samping mobil bus dan mobil barang. Ketentuan ukuran stiker reflektor warna kuning yakni dengan lebar 600 mm dengan tinggi 50 mm.
- Putih. Warna putih ditempel pada bagian depan kereta gandengan dan kereta tempelan. Ketentuan ukuran stiker ini yakni 600 mm pada bagian lebarnya dan 50 mm untuk ketinggiannya.
Selain mengetahui ketentuan ukuran stiker reflektor, pemilik atau pengendara juga perlu mengetahui posisi penempelan stiker reflektor itu. Berikut penjelasan penempatan stiker reflektor berdasarkan jenis kendaraannya :
- Bus Sedang. Pada bus berdimensi sedang, stiker reflektortor warna merah diletakkan di bagian belakang dekat kaca belakang. Jarak antara kaca dan stiker reflektor tidak melebihi 400 mm dan dibuat menjadi tiga bagian putus-putus dengan masing-masing panjangnya 600 mm. Sementara itu, stiker reflektor kuning ditempatkan pada bagian samping body di antara kaca dan ban.
- Mobil Barang dengan sumbu belakang ganda atau lebih, seperti mobil dump truck, stiker reflektor merah ditempel pada bagian belakang karoseri dengan bentuk yang mengotak mengelilingi karoseri. Stiker reflektor kuning ditempatkan pada bagian samping bak truk dengan bentuk mengelilingi karoseri seperti pada bagian belakang.
Sementara itu, untuk ukuran stiker dan ketentuan lokasi secara detail adalah di bawah ini:
- Mobil Boks. Stiker reflektor merah ditempel pada bagian belakang boks dengan bentuk yang mengotak mengelilingi boks. Stiker reflektor kuning ditempatkan pada bagian samping boks truk dengan bentuk mengelilingi boks seperti pada bagian belakang.
- Mobil Mixer. Stiker reflektor merah ditempel pada bagian belakang mixer tepatnya pada bagian bawah di sebelah kanan dan kiri. Stiker reflektor kuning ditempatkan pada bagian bawah samping truk mulai dari kepala truk sampai dengan tabung mixer truk.
- Mobil Tangki. Stiker reflektor merah ditempel pada bagian belakang tangki dengan bentuk yang mengikuti tangki itu. Stiker reflektor kuning ditempatkan pada bagian samping tangki dan di tempel pada bagian bawah tangka dari depan ke belakang.
- Mobil Penarik. Pada mobil truk penarik ketentuan stiker reflektor yang wajib ditempel berbeda lagi. Stiker reflektor merah ditempel pada area belakang kepala truk tepatnya di sudut kanan dan kiri atas truk. Stiker warna sama juga ditempel pada bagian kanan dan kiri dekat ban paling belakang. Sementara itu, stiker reflektor kuning ditempel memanjang di bagian samping mulai dari bagian kepala truk sampai ke bagian belakang.
- Kereta Gandengan. Bagian gandengan juga membutuhkan stiker reflektor, warna merah ditempelkan pada bagian paling belakang gandengan dengan bentuk mengotak mengikuti karoseri truk. Sementara itu, sticker reflector kuning juga ditempatkan di bagian samping gandengan dengan bentuk mengotak.
- Kereta Tempelan. Bagian kereta tempelan juga tidak luput dari penggunaan stiker reflektor. Warna kuning digunakan pada bagian samping secara putus-putus dari depan ke belakang.
Nah, penggunaan stiker reflektor sangat berguna untuk menjaga keamanan pengemudi truk selama perjalanan. Dengan menempelkan stiker reflektor, diharapkan angka kecelakaan akan menurun mengingat kewaspadaan pengemudi akan meningkat dengan hadirnya stiker jenis ini.
Baca Juga: Launching Virtual, Harga MG ZS Belum Tembus Rp 300 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
4 Rekomendasi Motor Listrik Kebal Banjir dan Awet, Cocok untuk Musim Hujan!
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
-
Apa Saja Motor Bekas 2 Jutaan yang Bisa Dibeli? Cek 5 Opsinya di Sini!
-
Anak Dapat SIM di 2026? Ini 5 Rekomendasi Motor Bekas Murah Ramah Pemula
-
Daftar Sedan Bekas Paling Bandel Harga 70 Jutaan yang Irit dan Minim Drama Perawatan
-
Harga Alphard Eks Menag Yaqut di LHKPN Tuai Sorotan, Beda Jauh dari Harga Resmi?
-
Uang Rp30 Juta dapat Mobil Apa? Ini 5 Rekomendasi Mobil Ekonomis dan Irit BBM
-
Tips Menghindari Beli Motor Bekas Kena Banjir Rob, Cek Dulu 5 Bagian Berikut
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta Pilihan Terbaik 2026, Kuat Nanjak dan Bandel di Jalan Rusak
-
Toyota Gazoo Racing Resmi Berganti Nama Demi Fokus pada Mobil Performa Tinggi