Suara.com - Northvolt AB adalah produsen penyedia baterai untuk kendaraan bermotor yang bermarkas di Stockholm, Swedia. Telah menjalin kemitraaan dengan pelbagai pabrik otomotif, seperti BMW Group, Scania dan Volkswagen. Disebut terakhir, kerja sama sudah berjalan mulai September 2019.
Dikutip dari kantor berita Antara, Volkswagen akan segera mendirikan gedung dan infrastruktur bagi pabrik Northvolt Zwei, untuk merealisasikan produksi bersama Northvolt AB. Nantinya, pabrik di Salzgitter, Lower Saxony, Jerman ini ini akan menghasilkan sel baterai lithium-ion untuk mobil-mobil jenis Electric Vehicle atau EV.
Adapun tambahan investasi yang diinjeksikan oleh Volkswagen mencapai jumlah senilai 450 juta euro atau setara Rp7,2 triliun. Dengan rencana penjadwalan produksi sel baterai pada awal 2024, dan kapasitas produksi awal ditargetkan sebesar 16 gigawatt jam.
"Kami mengoptimalkan posisi strategis Grup Volkswagen di bidang baterai masa depan yang penting," jelas Dr. Stefan Sommer, anggota direksi Grup Volkswagen untuk komponen dan pengadaan dan anggota dewan direksi Northvolt AB, sol keputusan berinvestasi, sebagaimana dikutip kantor berita Antara pada Senin (11/5/2020).
"Selain basis pasokan yang sangat aman dengan produsen eksternal, kami juga secara sistematis membangun kapasitas lebih lanjut," tambahnya.
Komitmen Volkswagen untuk mendirikan bangunan dan infrastruktur adalah keputusan strategis kunci berikutnya. Pekerjaan konstruksi di Salzgitter dijadwalkan akan dimulai sebelum akhir 2020.
"Produksi sel baterai di Salzgitter adalah langkah penting untuk transformasi ke e-mobility," tandas kata Thomas Schmall, Chief Executive Officer atau CEO Komponen Grup Volkswagen.
Grup Volkswagen mengumpulkan keahlian teknologi di bidang produksi sel baterai sebagai bagian dari strategi elektrifikasi. Selain itu, pihaknya juga memelihara hubungan strategis dengan beberapa produsen untuk mengamankan pasokan baterainya di semua wilayah dunia.
Saat ini, pemasok baterai bagi mobil-mobil listrik produksi Volkswagen adalah LG Chem, Samsung dan SKI untuk Eropa serta CATL untuk China dan Eropa. Selain itu, SKI juga akan memasok sel baterai untuk pasar Amerika Serikat.
Baca Juga: PNS Bermobil di Klaten Dapat Bansos Orang Miskin Wabah Virus Corona
Untuk pasar Eropa saja, Volkswagen memperkirakan permintaan tahunan lebih dari 150 gigawatt jam mulai 2025, dengan permintaan di Asia pada tingkat setara.
Tag
Berita Terkait
-
Mengenal Berbagai Jenis Baterai Mobil Listrik Beserta Keunggulan dan Estimasi Harganya
-
Changan Siapkan Teknologi Baterai Sodium Ion yang Tahan Cuaca Ekstrem untuk Mobil Listrik
-
5 Mobil Listrik yang Aman dari Banjir, Baterai Berlapis hingga Ground Clearance Jagoan
-
Ini Faktor Utama Baterai Mobil Listrik Cepat Habis: Bukan Geber AC di Musim Panas!
-
VinFast Umumkan Skema Berlangganan Baterai Baru untuk Kepemilikan Mobil Listrik
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Trump Tetapkan Tarif Baru 10 Persen Usai Kesepakatan RI-AS, Indonesia Rugi?
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
4 Fakta Wajib Diketahui sebelum Beli Mobil Listrik, Berapa Daya Rumah Minimal?
-
Berapa Daya Minimal untuk Charger Mobil Listrik di Rumah? Simak Biaya Pasangnya
-
Sering Ngantuk Saat Riding di Bulan Puasa? Lakukan 3 Hal Simpel Ini Agar Tetap Aman
-
Stylo Versi Mewah, Ini Dia Skutik Retro Ala Eropa dari Honda dengan Fitur Modern
-
Agrinas Impor Pikap India saat Industri Otomotif Lokal Berjuang Hindari PHK
-
Warna Baru Yamaha Grand Filano Hybrid yang Makin Stylish untuk Anak Muda
-
Hati-Hati Surat Tilang Digital Palsu di WhatsApp, Kenali Ciri Pesan Resmi dari Korlantas
-
Mengapa Harus Impor CBU dari India Saat Kapasitas Manufaktur Lokal Masih Melimpah
-
Sinyal Kuat Genesis Masuk Indonesia Bocoran Harga Muncul di Situs Resmi
-
Awas Kehabisan Bensin! Kenali Perbedaan Rest Area Tipe A, B, dan C Sebelum Mudik Lewat Tol