Suara.com - Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah menetapkan kebijakan untuk menghentikan aktivitas produksi sejak tanggal 11 Mei – 1 Juni 2020.
"Setelah mempertimbangkan faktor-faktor komprehensif seperti mengantisipasi penurunan permintaan dalam negeri dan ekspor, kondisi pasokan komponen, dan libur Idul Fitri, TMMIN telah menetapkan kebijakan untuk menghentikan aktivitas produksi sejak tanggal 11 Mei – 1 Juni 2020.," kata Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam dalam keterangan yang diterima di Jakarta pekan ini.
“Selanjutnya, sambil berjalan, kami akan terus memantau perkembangan situasi termasuk pembaruan tentang kondisi pasokan dan permintaan pelanggan,” lanjut Bob Azam.
Ia menambahkan, seperti pengaturan dalam penghentian aktivitas produksi sebelumnya, beberapa aktivitas di antaranya adalah logistik ekspor akan tetap berjalan di bawah pengawasan pembatasan sosial dan keamanan kesehatan yang ketat sebagai bagian dari tanggung jawab TMMIN kepada pelanggan.
"TMMIN memastikan bahwa pelaksanaan seluruh aktivitas perusahaan selama pemberlakuan PSBB akan sesuai dengan peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku," tegas Bob Azam.
Sebelumnya seperti diketahui TMMIN telah menetapkan kebijakan untuk menghentikan aktivitas produksi pada 13–17 April 2020. Kemudian pabrikan otomotif asal Jepang ini kembali memperpanjang status penghentian sementara pada 20 April - 24 April.
Berita Terkait
-
Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan
-
Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Toyota Ekspansi, Transportasi Udara Turut Disasar
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat