Suara.com - Belum lama ini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memposting serangkaian potret keren yang sengaja dibuat hitam putih di akun media sosialnya. Bersama satu unit mobil klasik, yaitu Volkswagen atau VW Karmann Ghia.
Lelaki yang akrab disapa Kang Emil ini mengenakan busana bergaya vintage dan terlihat keliling Kota Bandung bersama sang ibunda. Tentu saja dengan wajah dilengkapi masker yang menjadi peranti wajib di era new normal.
"Membahagiakan Ibunda, usia 81 tahun, yang kemarin disiplin lebih dari 3 bulan tinggal di rumah sesuai arahan selama pandemi Covid-19," demikian tulis Ridwan Kamil.
Dari beberapa tangkapan kamera tampak bahwa Volkswagen Karmann Ghia convertible yang dikemudikan Kang Emil kini menjadi collector item.
Selain dirinya, salah satu politikus yang memiliki Volkswagen Karmann Ghia adalah Puan Maharani, Ketua DPR RI saat ini.
Sebagaimana bisa disimak dari pelaporan harta kekayaan, Puan Maharani memiliki satu unit Volkswagen Karmann Ghia tahun 1961. Dengan menerakan nilai sebesar Rp65 juta.
Mobil yang masuk klasifikasi collector item ini bisa saja berasal dari warisan sang kakek, salah satu tokoh Proklamator RI sekaligus presiden pertama NKRI, Ir Soekarno.
Dilansir dari laman VW Heritage, Karmann Ghia adalah mobil yang diproduksi di Jerman sekitar 1955 – 1974. Berbeda dengan VW Beetle atau Kodok, Karmann Ghia masuk dalam segmen sport car.
Mobil ini tersedia dalam model coupe dan convertible, yaitu atap terbuka dilengkapi soft top.
Baca Juga: Cuma Beberapa Jam, Penjualan Daring Volkswagen Nivus Tembus Seribu Unit!
Produk Karmann Ghia saat itu mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap merek Volkswagen. Khususnya konsumen Amerika Serikat yang menganggap mobil asal Jerman tadi identik dengan mobil rakyat.
Nyatanya, Volkswagen mampu merancang mobil yang lebih gagah dan lebih kokoh. Meski pada 1950-an Volkswagen Beetle cukup digemari, Karmann Ghia dinilai memiliki daya tarik lebih, lewat desain lebih sporty.
Bicara soal mesin, Karmann Ghia awalnya dibekali mesin 1.200cc bertenaga 36 dk atau sekaliber dengan Beetle. Kemudian, tersedia pilihan mesin 1.300cc, 1.500cc, dan 1.600cc.
Tag
Berita Terkait
-
VW ID. Buzz dan Cara Volkswagen Merawat Warisan VW Kombi di Era Listrik
-
Asyik Joget di Kelab Malam, Lisa Mariana Teriakkan Nama Aura Kasih dan Ridwan Kamil
-
Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha
-
BYD Bangun Pabrik di Eropa, Fasilitas Produksi VW Ikut Dicaplok
-
Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun
-
5 Mobil Warna Oranye Paling Kece, Cocok untuk Dukung Timnas Belanda di Piala Dunia 2026
-
QJMOTOR Ajak Konsumen Indonesia Intip Teknologi Global Langsung di Pabrik China
-
4 Mobil Harga ala Motor Aerox, Mesin Badak Cocok untuk Kendaraan Pertama: Simak Saran Pakar
-
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Ala MotoGP Rilis di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Risiko Memaksa Motor Matic Konsumsi Pertalite, 5 Motor Tangguh yang Irit untuk Harian
-
Spesifikasi, Harga, dan Pilihan Warna Suzuki S-Presso Girl Edition: Mobil Kompak untuk Wanita Karier
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Musuh Tak Terlihat di Sirkuit Estoril: Cara Pebalap Indonesia Kiandra Taklukkan Angin Ekstrem Moto3
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?