Suara.com - Suzuki Indomobil Sales, selaku pemegang merek mobil Suzuki di Indonesia, enggan banyak berkomentar terkait keputusan pemerintah untuk tidak memberikan penghapusan pajak mobil baru untuk membantu pasar otomotif Tanah Air yang sedang terpuruk.
Donny Saputra, Direktur Pemasaran Roda Empat SIS, pada Senin (19/10/2020) mengatakan kepastian dari pemerintah itu justru bagus dan diharapkan akan meningkatkan penjualan mobil di tengah pandemi Covid-19 ini.
"Kami tidak mau berkomentar lebih jauh. Tapi kami harap penjualan bisa terus tumbuh, dan konsumen yang kemarin pending (karena menunggu kepastian pajak 0 persen), sudah ada kepastian," ungkap Donny.
Usulan untuk menghapus pajak mobil baru ini mulanya muncul dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada September lalu. Ia mengusulkan penghapusan pajak ini ke Kemenkeu karena yakin bahwa kebijakan ini bisa mendorong orang membeli mobil baru.
Pasar mobil Indonesia terpuruk sejak April, karena pasar menahan diri untuk tidak berbelanja akibat wabah Covid-19 yang masuk Indonesia pada Maret.
Usulan ini sempat dikaji oleh Kemenkeu dan para pabrikan mobil khawatir jika tak kunjung ada kepastian maka para calon pembeli malah akan mengurungkan niat untuk membeli karena menantikan kebijakan pemotongan pajak tadi.
Tetapi pada Senin kemarin Sri Mulyani sudah memastikan tidak memberlakukan penghapusan pajak untuk mobil baru, seperti yang diusulkan oleh Kemenperin dan didukung para pabrikan mobil di Tanah Air.
“Kami tidak mempertimbangkan saat ini untuk memberikan pajak mobil baru sebesar nol persen seperti yang disampaikan industri maupun Kementerian Perindustrian,” kata Sri Mulyani.
Baca Juga: Pajak 0 Persen Mobil Baru Ditolak Sri Mulyani, Honda Buka Suara
Berita Terkait
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Politisi PDIP Dolfie Semprot Purbaya Gegara Pindahkan Dana SAL ke Bank Milik Negara
-
Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan