Suara.com - Bagi warga Provinsi Banten, sebentar lagi peraturan lalu lintas Electronic Traffic Law Enforcement atau E-TLE akan diberlakukan. Demikian dikutip dari SuaraBanten.id, jaringan Suara.com.
Adapun kebijakan ini adalah implementasi dari Ditlantas Polda Banten, dari program 100 hari kerja yang dicanangkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Aturan tilang elektronik atau e-tilang alias E-TLE akan diberlakukan mulai dua bulan lagi (4/4/2021). Dan sebelum itu, akan diterapkan pra e-tilang kurun satu bulan (1/3/2021). Sebagaimana dipaparkan Ditlantas Polda Banten, Kombes Pol Rudi Purnomo.
Proses kerjanya, kamera CCTV yang dipasang di ruas jalan tertentu akan memantau pengendara yang melanggar lalu lintas. Data pelanggaran yang dilakukan pengendara berupa keterangan pelat nomor kendaraan akan disampaikan kamera kepada petugas di pusat informasi.
"Warga Banten diharapkan menyiapkan diri untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan alat pengaman berkendara, data kendaraan akan terekam dan bentuk pelanggaran akan ditentukan sesuai pasal yang berlaku," jelas Dirlantas Polda Banten, Jumat (5/2/2021).
"Kemudian bukti tilang kendaraan akan dikirim melalui kantor pos ke alamat pemilik kendaraan," tambahnya.
Selanjutnya, pemilik kendaraan bisa memproses tebus tilang melalui Kejaksaan Negeri setempat, dan denda pelanggaran melalui Bank BRI.
Kombes Pol Rudi Purnomo menyatakan bahwa dalam proses e-tilang, pihaknya tidak memerlukan petugas di lapangan. Tidak ada proses menghentikan kendaraan. Proses tilang relatif lebih aman untuk pengendara.
"Saat ini, pihak Ditlantas Polda Banten tengah menyiapkan infrastruktur untuk e-tilang dan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan, pihak bank dan Dinas Pendapatan Daerah," ujarnya.
Baca Juga: Catat! Gunakan Klakson di Jalan Raya, Ada Etikanya
Adapun titik pantau kamera CCTV untuk e-tilang di Provinsi Banten akan dipasang di tiga titik Kota Serang, yaitu:
- Jalan Veteran
- Jalan Pantura hingga Jalan Ahmad Yani
- Jalan Jendral Sudirman hingga Jalan Pantura ke Sumur Pecung.
Berita Terkait
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Gedung DPR Riuh, Kapolri Pilih Bertani daripada Bernaung di Bawah Kementerian
-
Jakarta Tambah 40 e-TLE Handheld Presisi, Polisi Perluas Penindakan Digital di Jalan Raya
-
Jakarta Siap Dipantau 1.000 Kamera e-TLE pada 2026, Penindakan Lalu Lintas Bakal 95% Elektronik
-
Dasco Ungkap Fakta Sebenarnya soal Isu Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Mobil Mati Mendadak di Tengah Jalan? Jangan Panik, Ini 5 Penyebab Utama dan Solusinya
-
Motul Indonesia Lakukan Penyesuaian Harga Pelumas Sebagai Respon Hadapi Situasi Geopolitik Global
-
Pemerintah Bebaskan Pajak untuk 5 Kendaraan Ini, Apakah Kendaraanmu Termasuk yang 'Kebal?
-
Terpopuler: Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah, 7 Motor Listrik Tangguh untuk Harian
-
Berapa Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah? Cek Batas Minimalnya
-
Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?
-
Terpopuler: Kemewahan Toyota Fortuner 2006, Garasi Komisaris Bank BJB Susi Pudjiastuti
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok