Suara.com - Intensitas hujan di berbagai wilayah Tanah Air saat ini tergolong tinggi, sehingga genangan air di ruas jalanan turut bergolak menaik, sampai masuk kategori banjir.
Bagaimana bila terpaksa melahap ruas banjir dengan mengandalkan mobil matik?
Dalam kondisi ini, pemilik mobil harus tetap memperhatikan kondisi fisik tunggangannya. Termasuk mencermati transmisi otomatis atau matik, sehingga terhindar dari masalah teknis khas mobil non-manual ini.
Berikut adalah lima (5) cara aman bawa mobil matik saat banjir yang dibagikan oleh Daihatsu. Mari kita telaah bersama:
Saluran udara
- Pastikan saluran masuk udara tidak terendam air. Jika saluran masuk udara (air inlet) ini sampai terendam, berpotensi memicu kejadian water hammer, yaitu suatu kondisi air masuk ke ruang pembakaran.
- Water hammer bisa menyebabkan mesin mobil rusak. Pastikan ketinggian genangan air tidak lebih dari setengah roda. Jangan memaksakan diri melewati jalan yang genangan airnya tinggi.
Gir paling rendah
- Gunakan Gir paling rendah (1 atau L) yang bertujuan agar kecepatan mobil tetap stabil dan putaran mesin pun akan lebih bertahan.
- Selain itu, gas buang yang ada bisa dikeluarkan dari bagian knalpot sehingga air bisa tertahan dan tidak masuk ke bagian ruang mesin melalui jalur pembuangan.
Bawa mobil secara konstan dan perlahan
- Melaju secara perlahan dan konstan akan membantu mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi membahayakan, seperti adanya lubang besar di jalan yang bisa membahayakan kendaraan.
Matikan mesin saat mogok
- Ketika genangan air begitu tinggi hingga melewati setengah roda mobil dan membuat mesin mati atau mogok, jangan mencoba menghidupkan mesin kembali, karena bisa mengakibatkan kerusakan parah pada bagian mesin mobil.
- Hubungi bengkel resmi Daihatsu terdekat bila sudah mematikan mesin mobil dan kondisi kendaraan terendam, mencapai setengah roda.
Biasakan lakukan pengeringan rem
Baca Juga: Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor, Produk Daihatsu 2021 Dilengkapi APAR
- Keringkan rem dengan cara sederhana, yakni cukup berkendara dengan kecepatan lambat sekitar 5 km per jam.
- Setelah itu remlah mobil berkali-kali secara perlahan. Tujuannya untuk memastikan bahwa mobil memang masih dalam kondisi yang baik dan kampas rem kering.
Berita Terkait
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
5 Keunggulan Gran Max Bekas: Layakkah Jadi Mobil Keluarga?
-
Harga Mobil Daihatsu April 2026 Semua Tipe, dari Entry Level hingga SUV
-
Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Strategi Berisiko Nissan Suntik Mati 11 Mobil Demi Bisa Bertahan
-
Dilema Mobil Listrik Global Toyota Memilih Melawan Arus saat Honda dan VW Mulai Lempar Handuk
-
Bukan Lagi Rp0, Ini Bocoran Nominal Pajak Mobil Listrik Terbaru Sesuai Permendagri
-
Cumi Darat Tak Lagi Irit, 4 Mobil Diesel Ini Bakal Terdampak Kenaikan Harga Dexlite 2026
-
Apakah Ada Motor Listrik Polytron Harga Rp7 Jutaan? Ini 5 Pilihan Termurahnya
-
Volkswagen Golf GTI Rayakan Perjalanan 50 Tahun Sang Legenda Hot Hatch Dunia
-
Penjualan Anjlok Drastis, Honda 'Nyerah' Bersaing dengan Mobil Listrik China
-
Harga BBM Non Subsidi Naik, Ini 7 Tips Berkendara agar Lebih Hemat dan Irit
-
Hino Perkuat Investasi dan Siap Jadikan Indonesia Basis Ekspor Kendaraan Niaga Global
-
BYD Buka Suara Usai Kalah Sengketa Merek Denza di Indonesia