Suara.com - Menutup Januari 2021, Daihatsu merilis pencapaian penjualan dengan catatan yang cukup baik di tengah kondisi pandemi Covid-19. Hasil ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dan menjadi sinyal positif untuk pemulihan pasar otomotif tahun ini.
Pasar otomotif pada 2020 mengalami penurunan sebesar 45 persen bila dibandingkan 2019 akibat kondisi pandemi.
Berdasarkan data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), pasar otomotif diperkirakan akan naik 30 persen dengan volume total750 ribu unit pada 2021 dibanding 2020 dengan volume sekitar 570 ribuan. Namun peningkatan pasar otomotif 2021 ini belum dapat sepenuhnya normal kembali level market-nya seperti 2019.
Secara nasional, penjualan retail otomotif Indonesia pada Januari 2021 mencapai sekitar 53 ribu unit atau turun sekitar 21,4 persen dibandingkan Desember 2020 sekitar 68 ribu unit. Sementara itu, untuk penjualan retail Daihatsu mencapai 9.528 unit, atau naik sebesar 3,5 persen daripada Desember 2020 sebanyak 9.203 unit.
Dari peningkatan penjualan retail di atas, juga berdampak pada kenaikan market share Daihatsu pada Januari 2021 dengan kontribusi market share sebesar 17,6 persen, naik sebesar 4,2 persen dibanding Desember 2020 lalu sebesar 13,4 persen.
"Daihatsu bersyukur dapat mengawali tahun 2021 dengan pencapaian yang lebih baik dibandingkan bulan Desember 2020 lalu dengan kenaikan penjualan retail 3,5 persen dan kenaikan market share 4,2 persen. Kami yakin, pasar otomotif tahun ini akan lebih baik daripada tahun sebelumnya," ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), secara virtual, Jumat (19/2/2021).
Sebagai informasi, penjualan retail Daihatsu pada Januari 2021 didominasi oleh 3 model utama, yaitu Gran Max Pickup 3.046 unit atau berkontribusi sekitar 32 persen, disusul Sigra 2.218 (23,3 persen), dan Terios 1.377 unit (14,5 persen). Kemudian, menyusul Ayla 1.187 unit (12,5 persen), Gran Max Mini Bus 868 unit (9,1 persen), Xenia 654 unit, dan model lainnya, yakni Luxio, dan Sirion sebanyak 178 unit (1,9 persen).
Berita Terkait
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Penjualan Mobil di Indonesia Januari hingga Maret 2026: Jepang vs China Panas, Korsel Terlibas
-
Kejutan, Penjualan Mobil Polytron Ungguli Brand Ternama Korea, Jepang dan Eropa
-
5 Keunggulan Gran Max Bekas: Layakkah Jadi Mobil Keluarga?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
BBM Apa Saja yang Naik Per 18 April 2026? Ini Daftar Harga Barunya di SPBU
-
ACC Carnival Jadi Solusi Mobil Baru dan Mobil Bekas dari Berbagai Merek Otomotif
-
5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan
-
Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!
-
5 Mobil Listrik Baru yang Lebih Murah dari Brio RS Mulai Rp170 Jutaan
-
Nggak Perlu Mahal! Ini 5 Mobil dengan Fitur Keselamatan ADAS
-
Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?
-
Segini Harga Motor Listrik Kawasaki Terbaru, seperti Apa Spesifikasinya?
-
Desain Kembar Identik Mesin Beda Kelas, Inikah Penantang Yamaha Aerox?
-
Misteri Kode P, Apakah Ini Senjata Baru Mitsubishi Jegal Rival SUV Kompak?