Suara.com - Asuransi Astra, bagian dari Astra International Tbk., bergerak dalam layanan asuransi umum dan otomotif. Produknya yang akrab di sektor kendaraan bermotor adalah Garda Oto dan Garda Mobile Otocare.
Hari ini, Rabu (29/9/2021) Asuransi Astra meluncurkan Garda Healthtech, produk asuransi kesehatan perorangan berbasis digital hasil kolaborasi Asuransi Astra dan Halodoc. Aksesnya bisa didapat secara mudah, melalui aplikasi Halodoc.
Adapun peluncuran Garda Healthtech dilakukan secara virtual, menghadirkan CEO Halodoc Jonathan Sudharta, CEO Asuransi Astra, Rudy Chen, serta didampingi Director-In-Charge Astra Financial & Logistic Suparno Djasmin, sebagaimana diliput Suara.com.
"Pada era industri 4.0 seperti saat ini, pengembangan aset-aset digital penting untuk konsisten dilakukan sembari menjajaki pertumbuhan bisnis secara non-organik. Namun di atas itu semua, kunci dari pengembangan setiap aset digital, dalam hal ini Garda Healthtech adalah pelanggan. Kami ingin memberikan pengalaman yang nyaman, yakni sebuah layanan yang seamless khususnya di bidang layanan kesehatan. Semoga produk ini menjadi solusi perlindungan kesehatan yang dapat diandalkan," papar Suparno Djasmin dalam sambutannya.
Kemudian Rudy Chen memaparkan kemudahan mendapatkan paket perlindungan Garda Healthtech yang seluruhnya bisa dilakukan secara online. Dengan layanan dokter konsultasi secara daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan) atau tatap muka.
Dipandu keterangan step-by-step secara visual di layar zoom, tampak bahwa cara mendapatkan layanan Garda Healthtech sangat selaras dengan kondisi kekinian. Yaitu protokol kesehatan pandemi COVID-19 yang mensyaratkan jaga jarak atau physical distancing, tidak berada di kerumunan, hingga layanan tanpa bersentuhan atau touchless.
"Garda Healthtech hadir dalam tiga paket perlindungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perlindungan kesehatan masyarakat. Dengan proses pembelian secara digital yang mudah serta harga yang terjangkau, kami harap Garda Healthtech mampu menjadi solusi perlindungan kesehatan yang dapat diandalkan," jelas Rudy Chen.
Sementara Jonathan Sudharta menyampaikan bahwa kolaborasi antara Halodoc dan Asuransi Astra memberikan kebanggaan tersendiri.
"Garda Healthtech merupakan kolaborasi dua perusahaan karya anak negeri. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami di Halodoc untuk dapat berkolaborasi dengan perusahaan asuransi yang sangat berpengalaman seperti Asuransi Astra. Semoga produk ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga: Pelanggan di Jawa Barat Meningkat, Asuransi Astra Buka Cabang di Karawang
Lebih detail menjawab pertanyaan Suara.com, Jonathan Sudharta menyampaikan bahwa kerja sama ini berangkat dari visi yang sama.
"Yaitu bagaimana cara memberikan proteksi kesehatan bagi masyarakat. Asuransi Astra memiliki kesamaan misi dengan Halodoc, itulah yang membuat kami merasa nyaman dalam berkolaborasi. Dan bisa menyajikan sesuatu yang sangat baru, di mana layanan dokter tersedia secara online dan offline, sehingga konsumen bisa merasakan layanan yang komprehensif," tandas Jonathan Sudarta.
Senada, tanggapan Suparno Djasmin, bahwa kerja sama antara Asuransi Astra dan Halodoc terjalin karena visi dan misi sama.
"Kami melihat Halodoc melakukan inovasi yang sangat relevan dan layanan digitalnya sangat diterima masyarakat," tukas Suparno Djasmin.
Garda Healthtech adalah tahapan baru bagi Asuransi Astra dalam memberikan peace of mind kepada pelanggan setelah sukses mengelola produk asuransi kesehatan korporasi Garda Medika selama 13 tahun lamanya.
Bagi peminat layanan asuransi kesehatan Garda Healthtech dari Asuransi Astra, pastikan #SehatmuTerlindungi. Nikmati harga spesial Rp 299.000,00 untuk perlindungan kesehatan setahun bagi pembelian polis Garda Healthtech sepanjang periode launching 29 September – 5 Oktober 2021. Informasi lebih lanjut di https://bit.ly/gardahealthtech.
Tag
Berita Terkait
-
Checklist Liburan Akhir Tahun Agar Perjalanan Semakin Aman dan Nyaman
-
Express Discharge, Layanan Seamless dari Garda Medika Resmi Meluncur: Efisiensi Waktu dan Pembayaran
-
Garda Oto Edukasi Risiko yang Tidak Dijamin Asuransi di GIIAS 2025
-
Garda Oto Rayakan Tiga Dekade Bersama Konsumen dengan Peluncuran Fitur Virtual Survey
-
Garda Oto Ungkap Faktor Penyebab Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Mahal
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Terpopuler: Manuver Kia setelah Seperempat Abad di Indonesia, Segini Bea Balik Nama Terbaru
-
Kia Indonesia Siapkan Fase Baru demi Memperkuat Eksistensi di Industri Otomotif Nasional
-
Honda Matic Paling Murah Apa? Ini 4 Rekomendasinya
-
Biaya Balik Nama Mobil Bekas 2026 Beserta Syarat yang Harus Disiapkan
-
4 Rekomendasi Motor Listrik Kebal Banjir dan Awet, Cocok untuk Musim Hujan!
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
-
Apa Saja Motor Bekas 2 Jutaan yang Bisa Dibeli? Cek 5 Opsinya di Sini!
-
Anak Dapat SIM di 2026? Ini 5 Rekomendasi Motor Bekas Murah Ramah Pemula
-
Daftar Sedan Bekas Paling Bandel Harga 70 Jutaan yang Irit dan Minim Drama Perawatan
-
Harga Alphard Eks Menag Yaqut di LHKPN Tuai Sorotan, Beda Jauh dari Harga Resmi?