Suara.com - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) menyelenggarakan serangkaian kegiatan pelatihan Research & Development (R&D) untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) milik mitra lokal pemasok komponen kendaraan Hyundai.
Tahap awal kegiatan itu berlangsung secara hybrid (daring dan luring) sejak April 2021 dan diikuti lebih dari 60 mitra lokal atau sekitar 140 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah, mencakup Jabodetabek, Cirebon, dan Surabaya.
Dalam pelatihan tahap awal, semua peserta dibagi pengetahuan R&D tingkat dasar. Mulai prosedur pembuatan kendaraan dan suku cadang, pengetahuan dasar desain kendaraan, hingga analisa failure mode.
Berdasarkan penilaian keaktifan dan kedisiplinan para peserta di masa pelatihan tahap awal ini, Hyundai Motor memilih lebih dari 20 mitra lokal yang akan mengikuti pelatihan tahap lanjutan dengan informasi dan materi yang lebih lengkap selama satu bulan ke depan atau November.
"Kami menyadari bahwa Indonesia tengah fokus dalam upaya untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia-nya agar dapat secara efektif memanfaatkan momen bonus demografi saat ini. Hyundai Motor selalu mendukung berbagai upaya pembangunan yang berdampak positif, terutama dalam hal yang terkait dengan pencapaian visi kami atas Progress for Humanity," ungkap Yeon Sook Choi, President Director PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.
"Oleh karena itulah, bukan hanya produk dan layanan inovatif yang kami bawa ke Indonesia, namun melakukan transfer ilmu dan pengetahuan demi memaksimalkan usaha yang tengah diupayakan masyarakat Indonesia," tambahnya.
Mitra lokal yang berpartisipasi dalam pelatihan R&D adalah mereka yang memasok komponen kendaraan dalam proses pembuatan kendaraan Hyundai, seperti kebutuhan untuk manufaktur kerangka mobil, bodi, hingga komponen lainnya untuk kelistrikan, eksterior, dan interior.
Keseluruhan materi pada rangkaian pelatihan ini diberikan Arief Tri Wahyudi, R&D Manager Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, seorang pakar teknis yang telah memiliki belasan tahun pengalaman di industri otomotif Indonesia.
Selain memberikan pengetahuan lanjutan dari materi yang telah dibagikan di tahap awal, Arief juga akan membagikan pengetahuan krusial bagi industri manufaktur, terutama bagi kebutuhan Research & Development, seperti drawing workshop dan desain perangkat lunak. Lebih jauh lagi, akan ada juga pelatihan tahap lanjutan serta undangan untuk berpartisipasi pada pelatihan tahap akhir yang rencananya akan diselenggarakan pada awal tahun depan.
Baca Juga: Kurangi Dependensi, Hyundai Akan Kembangkan Chip Semikonduktor Sendiri
"Hyundai menjadikan Indonesia sebagai pusat R&D pertamanya di ASEAN, melengkapi R&D Center lainnya yang saat ini berlokasi di Korea Selatan, Jepang, China, dan India. Komitmen dan keseriusan Hyundai untuk terus berinovasi tentunya menjadikan pelatihan ini menjadi sebuah wadah pengetahuan yang berharga bagi masyarakat Indonesia," ungkap Arief.
Bukan hanya kali ini Hyundai Motor menyelenggarakan kegiatan pelatihan untuk pengembangan SDM. Pada Juni lalu, Hyundai menyelenggarakan Automobile Technology Training & Internship program, yang mana memberikan kesempatan bagi 50 lulusan SMK di Bekasi untuk mendapatkan pelatihan teknologi otomotif dan membuka kesempatan magang selama enam bulan.
Berita Terkait
-
PT LAM Buka Lowongan Kerja Besar-besaran Usai Lebaran, Lulusan SMA/SMK Bisa Lamar
-
Tekad Bos MMSGI Perkuat Kualitas SDM RI
-
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar
-
Ambisi Transisi Energi Bersih Indonesia, Seberapa Siapkah SDM Industri Surya?
-
Perkuat Fondasi Kelistrikan Nasional, PLN Enjiniring Akselerasi Transformasi Digital dan SDM
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Tesla Lolos dari Ancaman Recall 2 Juta Unit Mobil Listrik Terkait Fitur Mengemudi Satu Pedal
-
5 Mobil 3 Baris Senyaman Innova yang Mudah Dirawat dan Irit BBM
-
Update Harga Wuling Air EV Maret 2026, Unit Baru Mulai Rp214 Jutaan
-
Toyota Kucurkan Investasi Fantastis demi Percepat Produksi Mobil Listrik Terbaru
-
Terpopuler: Rekomendasi Mobil 7 Seater Jarang Rewel hingga yang Pajaknya Paling Irit
-
Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban