Suara.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat membagikan paket perlengkapan penunjang protokol kesehatan (prokes) di delapan titik jalur mudik di Jakarta dan sekitarnya.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis pers Kementerian Perhubungan, pihak pemerintah ini bekerja sama dengan swasta, memberikan barang penunjang kebersihan seperti hand sanitizer, minyak aromaterapi, lotion anti nyamuk, dan suplemen vitamin bagi pemudik Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 atau Libur Nataru di Stasiun Senen, Gambir, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulogadung, dan juga Pelabuhan Merak, Banten.
Dirjen Perhubungan Darat, Kemenhub, Budi Setiyadi, dalam siaran pers dikutip Kamis (6/1/2022) mengatakan bahwa dalam situasi pandemi COVID-19 yang belum berakhir sekarang, walau kasus sudah menurun, semua anggota masyarakat tidak bolah abai dan tetap taat protokol kesehatan.
"Kita masih dalam suasana COVID-19 yang belum berakhir. Walaupun kasus sudah menurun, namun seperti yang diharapkan Bapak Menteri Perhubungan Bapak Budi Karya Sumadi jangan sampai kita semua lalai, jangan sampai kita semua abai dan terus meningkatkan komunikasi kita kepada masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan," jelas Budi Setiyadi.
Pembagian paket perlengkapan kesehatan ini merupakan kerja sama Kemenhub dengan Enesis Group yang diharapkan dapat melindungi masyarakat dalam perjalanan mereka sehingga aman dan sehat.
"Tahun lalu, kami melakukan hal yang sama dengan beberapa moda transportasi, dan tahun ini kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan RI kami pun konsisten untuk terus melindungi dan menjaga kesehatan masyarakat Indonesia," kata Elkana Lewerisa, Head of Public Relation Enesis Group.
Pembangian paket perlengkapan kesehatan ini diharapkan berkontribusi dalam upaya perketatan protokol kesehatan selama masyarakat bepergian pada momen Natal dan Tahun Baru.
Selain di Jakarta dan Banten, paket perlengkapan penunjang protokol kesehatan ini juga dibagikan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Jatim), Rest area KM 72 tol Cipali, dan Jembatan Timbang Balong Gandu Karawang, Jabar.
Baca Juga: CES 2022: BMW iX M60 sampai Mercedes Vision EQXX Naik Panggung di Pameran Teknologi Ini
Berita Terkait
-
Alasan Kemenhub Tak Otak-atik Harga Tiket Pesawat
-
Lebaran Gaya Sultan, Wamenhub Suntana Ungkap Lonjakan Order Jet Pribadi di Tengah Konflik Global
-
Jumlah Pemudik Naik Signifikan, Angkutan Umum Makin Ramai
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
ACC Carnival Jadi Solusi Mobil Baru dan Mobil Bekas dari Berbagai Merek Otomotif
-
5 Rekomendasi Motor Listrik dengan Bagasi Besar, Muat Helm Maupun Belanjaan
-
Update Lengkap Harga Mobil Hyundai April 2026: Dari Stargazer hingga IONIQ 5, Cek di Sini!
-
5 Mobil Listrik Baru yang Lebih Murah dari Brio RS Mulai Rp170 Jutaan
-
Nggak Perlu Mahal! Ini 5 Mobil dengan Fitur Keselamatan ADAS
-
Pabrikan Otomotif Jepang Hengkang dari Thailand, Indonesia Kena Imbas?
-
Segini Harga Motor Listrik Kawasaki Terbaru, seperti Apa Spesifikasinya?
-
Desain Kembar Identik Mesin Beda Kelas, Inikah Penantang Yamaha Aerox?
-
Misteri Kode P, Apakah Ini Senjata Baru Mitsubishi Jegal Rival SUV Kompak?
-
Pertamax Turbo Tembus Rp19 Ribu, Mencampur BBM dengan Oktan Rendah Jadi Solusi?