Suara.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas di Simpang Tugu Jam, di Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Dikutip dari kantor berita Antara, rekayasa lalu lintas ini dilakukan sehubungan pekerjaan lanjutan Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2 CP-201.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo di Jakarta, Kamis (3/2/2022) menjelaskan, untuk menunjang pekerjaan ini akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai tahapan konstruksi.
Adapun tahapan konstruksi itu yakni pertama di stage 1-38 sisi Timur segmen Selatan Tugu Jam dengan jenis pekerjaan untuk perbaikan stabilitas tanah dan konstruksi dinding diafragma sisi Timur.
Kemudian, pekerjaan instalasi kolom penopang sementara, pekerjaan konstruksi dek dan galian Stasiun Thamrin MRT.
Untuk pelaksanaan waktu pekerjaan stage 1-38 sisi timur itu berlangsung 5 Februari - 3 April 2022.
Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju arah Timur (Senen) masih dapat melewati simpang Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin Tugu Jam.
Kedua, di stage 1-3C sisi Timur segmen Utara Tugu Jam dengan jenis pekerjaan untuk metode perbaikan stabilitas tanah, konstruksi dinding diafragma sisi Timur, instalasi kolom penopang sementara, pekerjaan konstruksi dek dan galian stasiun Thamrin MRT.
Waktu pekerjaan untuk stage ini dimulai 4 April 2022 sampai dengan 31 Mei 2022 dan lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju arah Timur (Senen) dialihkan melalui sisi Selatan Tugu Jam simpang Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin.
Baca Juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bagikan Pesan Kepada Para Suami Pencinta Otomotif
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan ini dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan.
Selama pekerjaan berlangsung akan dilakukan pengalihan lalu lintas, yaitu:
a. Lalu lintas dari arah Timur Jalan Kebon Sirih yang menuju ke arah Barat (Tanah Abang) yang semula melintasi simpang Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin Tugu Jam dialihkan belok kiri berputar di Bundaran Hotel Indonesia.
b. Lalu lintas dari arah Timur Jalan Medan Merdeka Selatan yang akan menuju ke arah Barat (Tanah Abang) yang semula melintasi simpang Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin Tugu Jam dialihkan melalui Jalan Budi Kemuliaan - Jalan Abdul Muis dan seterusnya.
c. Lalu lintas dari arah Timur Jalan KH. Wahid Hasyim yang akan menuju ke arah Barat (Tanah Abang) yang semula melintasi simpang Jalan Kebon Sirih - Jalan M. Thamrin Tugu Jam dialihkan lurus melalui KH Wahid Hasyim dan seterusnya.
d. Lalu lintas dari arah Selatan Jalan H Agus Salim yang akan menuju ke arah Barat (Tanah Abang) yang semula melintasi simpang Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin Tugu Jam dialihkan belok kiri melalui KH Wahid Hasyim dan seterusnya.
e. Rute Angkutan TransJakarta 5M Terminal Kampung Melayu - Tanah Abang yang semula melintasi simpang Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin Tugu Jam dialihkan melalui Jalan Budi Kemuliaan - Jalan Abdul Muis dan seterusnya.
f. Rute Angkutan TransJakarta 1R Terminal Senen-Tanah Abang yang semula melintasi simpang Jalan Kebon Sirih - Jalan MH Thamrin Tugu Jam dialihkan melalui Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis dan seterusnya.
Adapun Shimizu - Adhi Karya Joint Venture selaku pelaksana pekerjaan konstruksi MRT Fase 2 CP-201 bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan keamanan pengguna jalan (baik kendaraan bermotor dan pejalan kaki di lokasi pekerjaan).
Berita Terkait
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
Rekayasa Lalu Lintas Bakal Diberlakukan di Kota Tua Mulai Akhir Januari, Cek Jadwalnya!
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Rasuna Said Dimulai, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya