Suara.com - Kendaraan susah menanjak biasanya perlu diganjal balok kayu atau batu sehingga bisa melewati kesulitan. Dalam mudik Lebaran 2022, Polres Garut memberikan layanan istimewa tim ganjal ban.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat, membentuk tim ganjal ban untuk membantu kendaraan pemudik saat melintasi jalan tanjakan di wilayah Malangbong.
Layanan diberikan secara cuma-cuma atau gratis, untuk memberikan keamanan dan kenyamanan selama sampai H+7 Lebaran atau masa Operasi Ketupat Lodaya 2022.
"Tim ganjal ini kami bentuk, memanfaatkan warga sekitar. Sehingga apabila ada kendaraan mengalami kendala di tanjakan tidak menghambat pemudik," jelas AKP Zainuri, Kepala Polsek Malangbong usai melepas tim ganjal di Jalur Limbangan, Garut, Minggu (1/5/2022).
Ia menambahkan, pembentukan tim ganjal ban sesuai instruksi langsung Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Tim ini berjumlah 10 orang, yang terjun ke lapangan diberi perlengkapan untuk keselamatan diri seperti rompi. Mereka mendapatkan pengawasan dari anggota Polisi yang ikut melakukan pengamanan di jalur tanjakan.
Para anggota tim ganjal bertugas di sepanjang jalan nasional, di tanjakan Andir sampai Cipeundeuy sejauh 2,5 km yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Garut dengan Tasikmalaya.
"Mereka ada di sini sampai selama Operasi Lebaran," tambah AKP Zainuri.
Ia menambahkan wilayah Malangbong merupakan jalur nasional lintas Jabar selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya dan Sumedang.
Baca Juga: 4 Risiko pada Ban Mobil Saat Berkendara di Musim Hujan
Jalur Malangbong ini rawan kemacetan sehingga Polres Garut menyiapkan sejumlah personel dan mobil derek untuk membantu evakuasi mobil mogok.
"Mobil derek juga ada, tim damkar juga ada, kalau memerlukan mobil derek, kami bisa fasilitasi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?
-
Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi
-
Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal
-
Blackout, Apakah Terjadi Karena Korupsi Batu Bara?
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding
-
Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara
-
Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
-
Tahun Ajaran Baru Dimulai, MBG Hadir Lagi: Kritik Publik Kembali Menggema?
-
Fafa Sumenep Bawa Pesan Positif Lewat Single Bismillah Karena Cinta
-
Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?
-
Buang Sampah Sembarangan: Mengapa Kita Masih Takut Menegur Pelanggar?
-
Objektivitas Penanganan Kasus Febrie Diragukan, Komjak Dinilai Gagal Jalankan Fungsi Pengawasan