Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta pelaku Industri Kecil dan Menengah atau IKM otomotif untuk bisa mempersiapkan diri masuk tren kendaraan listrik yang saat ini tengah berkembang di dunia.
Dalam Indonesia-Japan Autoparts Business Forum yang digelar di Nagoya, Jepang, sebagaimana diikuti secara daring dari Jakarta, Senin (27/6/2022) Agus menegaskan dukungan pemerintah mendorong pertumbuhan mobil listrik di Indonesia secara end to end, termasuk dari pembentukan ekosistemnya.
"Karena Indonesia punya nilai strategis, yang tidak dimiliki negara lain yaitu nikel yang sangat banyak sebagai bahan bahan baku baterai EV. Saya harap teman IKM ikut mempersiapkan diri masuk dunia electric vehicle di Indonesia," kata Menperin seperti dilansir dari Antara.
Menperin juga meminta pelaku IKM komponen otomotif untuk bertransformasi dengan melakukan digitalisasi dalam proses produksi mereka.
"Ini supaya proses produksi bapak ibu pelaku IKM bisa lebih efisien," ujarnya.
Menperin menegaskan kualitas produk-produk yang dihasilkan IKM sektor otomotif tidak perlu diragukan. Saat ini sudah ada 122 IKM sektor otomotif yang produk-produknya sudah memenuhi standar internasional yaitu ISO 900, ISO 14001, ISO 180001, juga telah memenuhi standar otomotif dari berbagai pabrikan mobil.
Ia juga mencatat pertumbuhan sektor manufaktur yang melaju lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sepanjang dua triwulan terakhir terus membaik.
"Pertumbuhan industri manufaktur pada kuartal pertama tahun ini sebesar 5,47 persen yoy, lebih besar dari pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,01 persen," kata Menperin.
Laju industri manufaktur juga sejalan dengan ekspor komponen mobil (autoparts) yang setiap tahunnya terus meningkat dari sebanyak 61 juta komponen pada 2020, lalu melonjak menjadi 85 juta komponen pada 2021.
Baca Juga: Menperin Dorong Mitsubishi Percepat Produksi Mobil Listrik Kecil di Indonesia
"Ini juga berkaitan erat dengan upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai hub ekspor kendaraan bermotor yang berbasis Internal Combustion Engine atau EV," kata Menperin Agus Gumiwang. [Antara]
Berita Terkait
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
Cuma Segelintir, Ini Deretan Mobil Listrik dengan Baterai Nikel di Indonesia
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat