Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan kehadiran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di 34 Provinsi Indonesia.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan dengan adanya peningkatan ETLE diharapkan angka kecelakaan bisa semakin menurun. Sebab, lewat ETLE kepatuhan dan ketaatan berlalu lintas masyarakat bisa naik.
"Alhamdulillah, bersamaan dengan Hari Lalu Lintas ke-67 kami menyelesaikan salah satu program prioritas yaitu ETLE Nasional. Hari ini, telah diresmikan di delapan Polda sehingga totalnya sudah ada di 34 Polda," jelas Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, usai Syukuran Hari Lalu Lintas ke-67 sekaligus Launching ETLE Tahap Ketiga, di Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan.
Ia mengungkapkan, lewat pengembangan teknologi informasi yang ada diharapkan kepolisian bisa semakin baik. Sehingga bisa menampilkan sosok Polri yang tegas, berwibawa, humanis, bersih, dan dicintai masyarakat.
"Tentunya dengan pengembangan teknologi informasi yang ada, layanan kepolisian semakin baik untuk mengindari pelanggaran. Sehingga menampilkan jajaran lalu lintas menjadi salah satu etalase Polri yang dalam pelayanannya tentunya dicintai masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi menuturkan, Hari Lalu Lintas ke-67 menjadi pengingat agar lebih baik di masa mendatang.
"Hari ini kami bukan mengadakan upacara, tapi lebih kepada nuansa intropeksi. Selama 67 tahun perjalanan polisi lalu lintas bukan waktu yang sebentar. Tentunya dengan dinamika kebutuhan masyarakat dan pertimbangan sisi pemerintah, akhirnya menempatkan polisi lalu lintas di berbagai posisi," ujarnya.
Adapun launching ETLE Tahap Ketiga ini dilakukan di delapan Polda yaitu Polda Aceh, Polda Kepri, Polda Kaltara, Polda Sulteng, Polda Sulbar, Polda Sultra, Polda Maluku, Polda Maluku Utara.
Di launching ETLE tahap ketiga, terdapat pengembangan dan pembaharuan berupa ETLE mobile device yang terbagi menjadi tiga: Mobile on board, ETLE mobile hand held, dan ETLE mobile apps.
Berita Terkait
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
-
Laka Lantas Meningkat, Lelah dan Lalai Nyalip Jadi Pemicu Utama Kecelakaan saat Mudik 2026
-
Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4
-
Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
5 Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan yang Awet Jangka Panjang
-
5 Fakta Veda Ega Pratama Guncang Balapan Moto3 Brasil, Pembalap Gunung Kidul yang Gegerkan Dunia
-
6 Mobil Murah 3 Baris 1000cc: Pajak tak Mencekik, Irit Bensin, Pas Buat Keluarga Muda
-
5 Mobil 1000cc Bertenaga dan Siap Hajar Tanjakan, Harga Mirip Motor Matic
-
Punya Suspensi USD dan Mesin 175cc, 'Kembaran' Honda ADV160 Ini Dijual Jauh Lebih Murah
-
5 Mobil 1500cc ke Bawah Paling Irit yang Bisa Dipakai Jangka Panjang Tanpa Risau
-
Boleh Berhenti di Bahu Jalan Tol saat Arus Balik 2026, Tapi Cuma untuk Situasi Berikut
-
Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026
-
5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?