Suara.com - PT Astra International Tbk--sebuah perusahaan nasional yang memiliki 272 anak usaha, antara lain sektor otomotif, layanan pembiayaan, dan asuransi--baru saja menggelar Festival Kesehatan Astra 2023 bertema ”Sehat untuk Hari ini dan Masa Depan Indonesia” di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Dikutip dari rilis Astra sebagaimana diterima Suara.com, acara berlangsung pada Jumat (17/11/2023), berlokasi di Taman Loang Baloq, Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat dan digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional 2023 (12/11/023) dan wujud komitmen kontribusi sosial berkelanjutan pada bidang kesehatan.
Festival kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat dalam rangka pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui Gerakan Aksi Kesehatan, Deteksi Dini, dan Aktivitas Fisik sebagai salah satu bentuk dukungan dari program Kementerian Kesehatan RI.
Dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan dr. Elveida Sariwati, M.Epid, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Mataram Lalu Martawang S.E, M.Si dan Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.
"Kami percaya bahwa investasi terbaik dalam kehidupan adalah menjadi sehat. Melalui berbagai kegiatan ini, Astra berharap bahwa semangat untuk terus berkolaborasi dalam mendukung program kesehatan terus berkembang untuk mendukung Indonesia yang lebih sehat,” jelas Riza Deliansyah, Chief of Corporate Affairs Astra.
Sebagai perusahaan yang senantiasa berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi Indonesia, Astra secara konsisten berkontribusi melalui program kontribusi sosial berkelanjutan yang berfokus pada empat pilar yaitu Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Kewirausahaan.
Sejalan dengan upaya mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Indonesia yang selaras dengan empat pilar kontribusi sosial, sejak 2011 dilangsungkan program Astra untuk Indonesia Sehat sebagai kontribusi sosial Astra dalam bidang kesehatan di seluruh Indonesia.
Program kesehatan Astra ini menyasar seluruh siklus hidup manusia mulai dari lahir hingga lansia. Adapun program utama dalam bidang kesehatan mencakup kegiatan Dukungan Program Integrasi Layanan Primer melalui Revitalisasi Puskesmas Pembantu (Ibu, Anak, Remaja dan Lansia), Program Intervensi Gizi serta Program Kesehatan Lingkungan Terintegrasi.
Hingga Oktober 2023, Grup Astra memiliki 3.246 posyandu binaan di seluruh Indonesia dengan 10.955 kader kesehatan serta 215 kader remaja yang tergabung dalam Aksi Solidaritas Remaja Kesehatan Astra (AORTA) aktif.
Baca Juga: Pastikan Layanan Terbaik, PT Astra Tol Nusantara Nantikan Hasil Uji Coba MLFF di Bali Mandara
Astra juga membina 194 Kampung Berseri Astra dan 1.060 Desa Sejahtera Astra yang merupakan program pembinaan terintegrasi berbasis wilayah yang mencakup empat pilar kontribusi sosial Astra.
Lewat Program Kesehatan Lingkungan Terintegrasi, Astra telah membina 22 pesantren di seluruh Indonesia dengan 3.800 santri penerima manfaat serta melakukan intervensi gizi di 35 Desa di 16 Kabupaten di Indonesia.
Semangat Astra dalam mengampanyekan pentingnya kesehatan bagi masyarakat untuk hari ini dan masa depan Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals Indonesia.
Dalam Festival Kesehatan Astra 2023 di Mataram, digelar berbagai aksi kesehatan yang turut melibatkan masyarakat, di antaranya Gerakan 10.000 Langkah Bersama Astra, Senam Aerobik, Poundfit, Lomba Basket antar SMA/SMK dan Lomba Palang Merah Remaja antar SMA/SMK.
Selain itu ada pula kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Ibu, Balita dan Remaja serta kegiatan donor darah yang berkolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI).
Juga diluncurkan Program Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskemas Pembantu Bertais, yang melibatkan tujuh Posyandu di Kota Mataram.
Selain Mataram, Astra juga mengembangkan program sejenis di Denpasar Bali, Purwakarta Jawa Barat dan Sijunjung Sumatra Barat.
Berita Terkait
-
RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh
-
Operasi Tambang Emas Terafiliasi Astra International di Tapanuli Dibekukan KLH, Ini Kata Bahlil
-
Dua Komisaris dan Satu Direksi Astra International (ASII) Tiba-tiba Mundur
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Gajah Tunggal Rilis Ban Zeneos Starize Baru Ukuran 13 Inci dan 14 Inci
-
Perbedaan Spesifikasi, Fitur dan Harga 5 Varian Kawasaki KLX Terbaru: Kini Ada Versi XPL
-
Kawasaki Luncurkan Motor Matic hingga Mobil Seharga Miliaran, Intip Spesifikasinya
-
BYD Incar Tahta Tertinggi Mobil Laris Milik Toyota, Target 5 Tahun