Suara.com - Pada hari Senin (29/1/2024), Toyota Motor Corp mengumumkan adanya manipulasi data terkait output daya mesin kendaraan pada sepuluh modelnya yang dijual di seluruh dunia.
Dilansir dari Kyodo News, ini merupakan kemunduran lain bagi grup produsen mobil terbesar di dunia ini, yang telah menghadapi serangkaian masalah kontrol kualitas dalam beberapa tahun terakhir.
Toyota Industries Corp, afiliasinya, memalsukan data mesin diesel yang diproduksi dan dipasok ke Toyota. Produsen mobil ini telah menangguhkan pengiriman kendaraan yang terkena dampak, termasuk Land Cruiser 300 dan Hilux.
Presiden Toyota Koji Sato meminta maaf karena telah menimbulkan masalah bagi para pelanggan dan berjanji untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat.
Produsen mobil ini menghadapi masalah kualitas, dengan Daihatsu Motor Co, unit mobil kecilnya, menghentikan pengiriman setelah tes keselamatan untuk sebagian besar modelnya ditemukan dicurangi dalam penyelidikan pihak ketiga.
Pada bulan Maret 2022, Hino Motors Ltd, anak perusahaan Toyota, mengakui telah menyerahkan data emisi dan penghematan bahan bakar yang curang kepada otoritas transportasi.
Model yang terkena dampaknya antara lain Hiace, Fortuner, dan Innova, yang dijual di berbagai pasar seperti Jepang, Eropa, dan Timur Tengah. Toyota Industries mengkonfirmasi bahwa kecurangan data keluaran tersebut terjadi sejak tahun 2017.
Presiden Toyota Industries Koichi Ito menyatakan tanggung jawab yang mendalam atas kesalahan yang telah berlangsung lama dan kegagalan untuk mendeteksi dan memperbaikinya dalam sebuah konferensi pers. Perusahaan akan memprioritaskan kepatuhan hukum dalam upayanya untuk membangun kembali.
"Kami merasa sangat bertanggung jawab atas kesalahan yang telah berlangsung lama, dan karena gagal menemukan dan memperbaikinya," kata Presiden Toyota Industries Koichi Ito pada konferensi pers.
Baca Juga: Toyota Recall 50 Ribu Unit Kendaraan Karena Masalah Airbag
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk membangun kembali perusahaan dengan kepatuhan hukum sebagai prioritas utama kami."
Toyota telah menangguhkan produksi di enam lini di empat pabrik domestik hingga 1 Februari karena penghentian pengiriman.
Berita Terkait
-
Toyota Recall 50 Ribu Unit Kendaraan Karena Masalah Airbag
-
Tutorial Berhenti di Lampu Merah untuk Mobil Manual: Begini Cara yang Benar
-
Ambisi Tesla Jadikan Jepang Pasar Mobil Listrik Kalah Populer Dari Mobil Hybdrid
-
Per Juli 2024, Pabrikan Mobil Wajib Pasang Teknologi yang Ada di Pesawat pada Kendaraannya
-
Langkah Tepat Bersihkan Karpet Mobil, Biar Makin Nyaman saat Berkendara
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol
-
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
-
Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional
-
Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
-
Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium
-
Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros
-
Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat
-
Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta