Suara.com - Yamaha Indonesia memastikan akan meluncurkan motor baru pada minggu depan, tak lama setelah merek asal Jepang itu menyebar pesan misterius di Instagram dengan kata kunci Turbo.
Uniknya peluncuran motor baru Yamaha itu dilakukan sekitar seminggu setelah rivalnya Honda memperkenalkan versi terbaru skuter matik terlaris di pasar, Honda Beat.
Kepastian soal produk baru Yamaha itu didapatkan dari undangan peluncuran sepeda motor baru yang diterima Suara.com di Jakarta pada Kamis (6/6/2024).
Sementara pada hari ini (6/6/2024), Yamaha Indonesia kembali memantik rasa penasaran para pecinta roda dua Indonesia, dengan menyebarkan teaser terbaru produknya di Instagram.
"Tenaga gahar, racikan teranyar," isi pesan video Yamaha dalam tulisan berwarna kuning emas di Instagram.
"Powered by Turbo," isi video itu lebih lanjut.
Sekali lagi, Yamaha belum mengungkap lebih gamblang motor yang akan diluncurkan pekan depan. Ini membuat para warganet menebak-nebak, produk terbaru Yamaha tersebut.
Ada yang menduga produk baru tersebut adalah Yamaha NMax terbaru. Ada pula yang mengira Yamaha akan memperkenalkan versi terbaru dari bebek sport MX King.
Tetapi jika melihat warna tulisan dalam video di Instagram, diduga kuat produk yang akan dibawa pekan depan itu adalah Yamaha NMax yang sudah menggunakan fitur turbocharge. Logo NMax diketahui berwarna kuning emas.
Baca Juga: Yamaha MX King Dapat Penantang dari China, Desainnnya Sporty Abis
Sementara soal teknologi turbocharge, Yamaha pada Juni 2020 lalu diketahui tengah mengembangkan teknologi turbocharger untuk motor-motornya.
Dengan teknologi turbo ini, motor-motor Yamaha akan menjadi lebih bertenaga, tetapi di sisi lain menjadi lebih ramah lingkungan dan irit bahan bakar.
Turbocharge bekerja dengan cara mengalirkan udara yang panas dari gas buang mesin ke ruang pembakaran. Udara panas itu akan melewati sebuah turbin dan memutarnya dengan sangat cepat - hingga 160.000 rpm.
Turbin ini akan membuat kompresor menyedot lebih banyak udara dari luar ke ruang bakar mesin. Masuknya udara kaya oksigen akan meningkatkan pembakaran di dalam mesin sehingga tenaga yang dihasilkan akan meningkat.
Dengan keunggulannya itu, teknologi turbocharge memiliki satu kelemahan utama. Mesin akan menjadi cepat panas dan dalam beberapa kasus membuat kendaraan beroperasi tidak normal.
Tetapi Yamaha tampaknya sudah siap mengatasi masalah ini dengan menggunakan pendingin yang mutakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Skakmat dari Honda! CBR250RR Siap Pakai Fitur Moge Anti Capek, Ninja 250 dan R25 Makin Ketinggalan?
-
Usut Proyek BGN Era Dadan Hindayana, Kejagung Temukan Vendor Konveksi Suplai 21 Ribu Motor Listrik
-
Honda Siapkan Ratusan Juta untuk Gen Z, Cari Otak Brilian untuk Perubahan Masa Depan
-
Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis
-
Harga Beda Tipis, Mending Honda Brio RS atau Toyota Raize? Begini Kata Pakar
-
Terpopuler: Cruise Yamaha, Motor Hidrogen, Garasi Wamen Imipas Silmy Karim
-
Konsumen Indonesia Mulai Lirik Varian PHEV Pesanan Wuling Eksion Tunjukkan Tren Positif
-
Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi
-
Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis
-
Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen