Suara.com - Pada Mei 2024, Maruti Suzuki meluncurkan Swift terbaru di India dengan harga mulai dari Rs. 6,5 lakhs (Rp 121 jutaan). Mobil ini dilengkapi dengan mesin 1,2 liter Z-series 3-silinder yang menghasilkan tenaga 80 BHP dan torsi 112 Nm.
Kemudian, pada September, mereka juga memperkenalkan varian CNG dari Swift baru, dengan harga mulai dari Rs. 8,19 lakhs (Rp 153 jutaan).
Di pasar internasional, Swift juga tersedia dengan sistem tenaga hybrid. Varian hybrid ini menghasilkan tenaga yang sedikit lebih besar, yakni 82 BHP (61 kW), dengan mesin 1,2 liter yang dipasangkan dengan sistem hybrid, sambil mempertahankan output torsi yang sama sebesar 112 Nm.
Kedua model ini dilengkapi dengan transmisi manual 5-percepatan. Namun, varian internasional menggunakan CVT 5-percepatan, berbeda dengan AMT 5-percepatan yang ditawarkan di India.
Potret yang bocor mengungkapkan Swift baru tanpa kamuflase, menampilkan emblem Hybrid dan stiker Test Vehicle pada pintu.
Diperkirakan bahwa mesin mild-hybrid akan menjadi andalan untuk menggerakkan Swift ini, meskipun tampaknya sedang menjalani pengujian untuk penyempurnaan ADAS.
Jika Swift diperkenalkan dengan teknologi hybrid, kemungkinan besar penjualannya akan meningkat, meskipun dengan sedikit kenaikan harga.
Selain mesin hybrid, Motorbeam memaparkan bahwaa Swift baru ini juga diperkirakan dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti sistem bantuan pengemudi (ADAS), layar infotainment yang lebih besar, dan konektivitas smartphone.
Fitur-fitur ini akan meningkatkan pengalaman berkendara dan menambah nilai tambah bagi konsumen.
Baca Juga: Bukan Fortuner, SUV 500 Jutaan dari KIA Ini Dicap Paling Anti Rewel di Amerika Serikat
Dengan teknologi hybrid dan fitur-fitur canggih, Swift Hybrid diharapkan dapat menarik minat konsumen yang mencari mobil dengan efisiensi bahan bakar tinggi dan teknologi modern.
Berita Terkait
-
Bukan Fortuner, SUV 500 Jutaan dari KIA Ini Dicap Paling Anti Rewel di Amerika Serikat
-
Penjualan Mobil Baru Diprediksi Membaik Pada 2025, Tapi Masih Terjebak di 1 Juta Unit
-
Pemerintah Fokus Insentif Mobil Listrik, Belum Ada Formulasi untuk Mobil Hybrid
-
Telolet Revolution: Ketika Mobil Pribadi Tiru Tren Bus, Ini Videonya
-
Neta Catatkan 302 Pemesanan Sepanjang Gelaran GJAW 2024
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
China Larang Penggunaan Handle Pintu Elektronik Mulai 2027, Dampak Faktor Keselamatan
-
Penjualan Mobil Listrik Resmi Geser Dominasi Mobil Bensin
-
Patahnya Komponen Kaki-kaki Mobil Lepas L8 Fatal, Bukti Kegagalan Quality Control
-
Adu Wuling Air EV vs BYD Atto 1, Mobil Listrik Mana yang Paling Cocok Buat Antar Anak Sekolah?
-
5 Mobil Bekas Sedan di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Aman untuk Mudik Jarak Jauh
-
BN 125 Dirilis, Sensasi Motor Italia Sekaliber Vixion Berapa Harganya?
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian