Suara.com - VinFast terus mendukung upaya pemerintah untuk beralih ke mobil listrik sebagai kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Salah satu upaya yang dilakukan VinFast adalah dengan menghadirkan produk VinFast VF 3 dengan harga terjangkau sebagai jembatan menuju transisi ke arah mobil listrik.
Dengan harga Rp227,6 juta, VinFast VF 3 tidak hanya dibanderol dengan harga kompetitif. Namun juga dilengkapi dengan paket bebas pengisian daya selama tiga tahun yang membuat konsumen tidak perlu merogeh kocek dalam-dalam di tengah ketidakpastian harga bahan bakar minyak (BBM).
"Dengan peluncuran VF 3 setir kanan, VinFast sangat antusias menawarkan pilihan mobilitas hijau yang
lebih cerdas dan menarik bagi konsumen Indonesia," ujar Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia, di Jakarta, Selasa (11/3/2025).
Pegisian Daya Gratis
Dengan pengisian daya gratis untuk VinFast VF 3, pemilik kendaraan tidak perlu khawatir tentang kenaikan harga bahan bakar atau tarif listrik yang melonjak.
Program pengisian daya gratis selama 3 tahun di charging station VinFast dioperasikan oleh V-GREEN dan akan berlaku hingga 1 Maret 2028.
Spesifikasi VinFast VF 3
SUV listrik ini memiliki panjang 3.190 mm, lebar 1.679 mm, dan tinggi 1.652 mm. Sumbu rodanya membentang sejauh 2.075 mm, serta jarak terendah ke tanah setinggi 175 mm.
Baca Juga: Geely Akhirnya Pilih Angkat Kaki dari Indonesia Karena Tak Mampu Bersaing dengan Merek Jepang
VinFast VF 3 menggunakan baterai jenis LFP alias Lithium Iron Phosphate berkapasitas 18,64 kWh. Mampu diisi daya cepat dari kondisi 10 persen sampai 70 persen hanya dalam waktu 36 menit.
Bekal yang ada dipadukan dengan motor listrik yang mampu menyalurkan tenaga puncak 40 dk, serta torsi maksimal 110 Nm.
Posisi diam hingga berlari pada kecepatan 50 km/jam tuntas 5,3 detik, sementara sampai 100 km/jam cukup 19 detik saja. Secara keseluruhan, VinFast VF 3 mampu memnempuh jarak hingga 215 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan pengukuran baku NEDC
Salah satu kekhawatiran calon pembeli mobil listrik adalah nilai jual kembali dalam jangka panjang. VinFast menjawab tantangan ini dengan program buyback yang menjamin harga jual kembali yang kompetitif.
Setelah melalui proses inspeksi dan konfirmasi kelayakan, pelanggan dapat memilih antara tukar tambah
untuk model terbaru atau buyback langsung.
Dengan demikian, pembeli awal tidak dirugikan dalam mengadopsi teknologi baru, sekaligus menghilangkan hambatan utama dalam adopsi massal mobil listrik di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial